Begini Mekanisme Pembebasan Tagihan Listrik Selama 3 Bulan

Kantor PLN Pusat, Jakarta. Foto : Indonesiainside.id/ Muhammad Zubeir

Indonesiainiside.id, Jakarta – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan mekanisme pelaksanan pembebasan dan diskon tagihan listrik. Keringanan berupa pembebasan tagihan untuk pelanggan PLN daya 450 VA dan diskon 50 persen bagi pelanggan daya 900 VA.

Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM, Rida Mulyana menjelaskan, keringanan tagihan listrik daya 450 VA berlaku bagi regular atau pascabayar akan digratiskan biaya pemakaian dan biaya beban. “Untuk golongan 450 VA yang regular (pascabayar) atau pakai dulu baru bayar, berapun pakainya ya gratis, tidak bayar apa-apa,” kata Rida dalam Konferensi Pers daring di Jakarta, Rabu (1/4).

Mengantisipasi pemakaian konsumen regular yang melebihi batas, Kementerian ESDM dan PLN sudah memiliki database penggunaan masing-masing konsumen. “Nanti bakal jepret juga skeringnya kalau melebihi batas,” sambung Rida.

Khusus prabayar 450 VA, Pemerintah akan memberikan token gratis setiap bulan sebesar pemakaian tertinggi dari tiga bulan terakhir. Pemerintah sudah memegang data pelanggan.

“Masing-masing pelanggan konsumsinya beda-beda, kami sudah punya profil pelanggan, angka maksimum dari pemakaian tiga bulan terakhir, yang kita berikan selama tiga bulan ke depan,” ungkap Rida.

Sementara, bagi konsumen 900 VA prabayar, setiap bulannya akan diberikan token listrik gratis sebesar 50 persen. Dikalikan pemakaian bulan tertinggi dari tiga bulan terakhir.

“Persis seperti 450 VA, hanya saja tidak gratis tetapi bayarnya hanya 50%,” jelas Rida.

Rida menegaskan selama tiga bulan ke depan, mulai bulan April hingga Juli, kedua pelanggan 450 VA dan sebagian 900 VA akan mengikuti mekanisme yang sudah ditentukan. “Sekiranya akan mengikuti perkembangan nasional (meredanya Covid-19). Bila masih dibutuhkan untuk memberikan keringan kepada saudara-saudara yang membutuhkan tidak tertutup kemungkinan akan diperpanjang,” tutur Rida. (SD)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here