BKPM Minta Pelaku Usaha Segara Sampaikan LKPM Paling Lambat 10 April

bkpm
Logo Badan Koordinasi Penanaman Modal. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) meminta pelaku usaha segera menyampaikan Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) Triwulan I, paling lambat 10 April 2020. Penyampaian LKPM bisa dilakukan secara online melalui https://lkpmonline.bkpm.go.id.

LKPM merupakan catatan kegiatan riil perusahaan yang terdiri atas data realisasi investasi, sumber pembiayaan, penyerapan tenaga kerja serta permasalahan yang dihadapi perusahaan. Tujuan utama LKPM adalah untuk memotret kegiatan investasi perusahaan, baik yang masih dalam tahap konstruksi maupun sudah memasuki masa produksi.

Sesuai Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2007 tentang Penanaman Modal dan Peraturan BKPM Nomor 7 Tahun 2018 tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal. Setiap pelaku usaha diwajibkan membuat Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dan menyampaikannya ke BKPM.

“Kami ucapkan terima kasih kepada setiap perusahaan yang tepat waktu menyampaikan LKPM ke BKPM tahun lalu. Dan di Triwulan I 2020 ini mohon kerjasamanya jangan sampai telat ya, supaya bisa kita catat semuanya,” ujar Juru Bicara BKPM, Tina Talisa, Jakarta, Jumat (3/4).

Untuk Investor dengan lebih dari satu bidang usaha dan atau lebih dari satu lokasi (kabupaten/kota), wajib menyampaikan LKPM untuk setiap bidang usaha dan lokasi.

Jika sampai dengan batas waktu yang ditentukan investor belum juga memenuhi kewajibannya. Maka BKPM akan memberikan sanksi tegas berupa pencabutan izin yang telah diberikan. (MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here