ADB Prediksi Inflasi Indonesia 2020 Naik Jadi 3,0%

Ilustrasi inflasi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Inflasi di Indonesia diperkirakan naik 3,0% dari rata-rata 2,8% tahun lalu, dan akan turun lagi ke 2,8%, pada 2021 mendatang. Prediksi ini dilaporkan Asian Development Bank (ADB) hari ini, Sabtu (4/4).

“Tekanan inflasi dari ketatnya pasokan pangan dan depresiasi mata uang diperkirakan akan dapat diimbangi sebagian oleh penurunan harga bahan bakar nonsubsidi, serta subsidi tambahan untuk listrik dan pangan,” ujar Direktur ADB untuk Indonesia, Winfried Wicklein, Jakarta, Sabtu (4/4).

Winfried mengatakan, pendapatan ekspor dari pariwisata dan komoditas diperkirakan akan menurun sehingga menyebabkan defisit transaksi berjalan mencapai 2,9%, dari produk domestik bruto pada 2020.

Seiring pulihnya taraf ekspor dan investasi pada 2021, volume barang modal impor yang lebih besar akan menyebabkan defisit transaksi berjalan tetap sama seperti pada 2020. Secara eksternal, proyeksi perekonomian Indonesia merupakan risiko dari wabah virus corona yang berkepanjangan, penurunan harga komoditas, dan meningkatnya gejolak pasar keuangan.

“Dari dalam negeri, proyeksi ini bergantung pada seberapa cepat dan efektif penyebaran wabah dapat ditanggulangi. Keterbatasan sistem kesehatan dan kesulitan dalam menerapkan pembatasan sosial dapat memperburuk dampak pandemi terhadap ekonomi,” kata Winfried. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here