Traveloka Diduga Terpaksa Berhentikan Karyawan

Pesawat terbang. Foto:Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Salah satu startup terbesar yang beroperasi di Indonesia, Traveloka, terpaksa memberhentikan sebagian besar pegawainya. Hal itu terpaksa dilakukan sebagai dampak dari wabah epidemi virus corona (Covid-19).

Dilansir dari Nikkei Asian Review, pemberhentian tersebut mempengaruhi 10 persen dari total karyawan atau sekitar 100 orang di-PHK pada minggu lalu. Namun, hingga berita ini diturunkan, pihak Traveloka belum memberikan komentar.

CEO Transport, Caesar Indra, mengatakan bahwa Traveloka telah menerima berbagai permintaan pengembalian uang dari pelanggan yang membatalkan perjalanannya. “Kami mulai melihat penurunan. Terdapat jumlah pengembalian uang yang sangat besar. Situasi menjadi menurun setelah itu,” kata Indra dikutip dari Nikkei Asian Review, Selasa (7/4).

Didirikan sebagai agregator penerbangan pada 2012, Traveloka merupakan satu dari lima unicorn Indonesia, atau perusahaan swasta senilai lebih dari 1 miliar dolar AS. Dengan cepat, mereka juga menawarkan pemesanan maskapai dan hotel sekaligus dan tumbuh begitu cepat, seiring pertumbuhan permintaan perjalanan di Indonesia.

Traveloka juga sukses ekspansi ke negara tetangga, seperti Thailand, Vietnam, dan Filipina. Bahkan, perusahaan itu berkembang di luar Asia Tenggara untuk yang pertama kalinya, yaitu di Australia pada Februari 2019. (EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here