Kebijakan PSBB Diprediksi Berpengaruh terhadap IHSG Pekan Depan

Ilustrasi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, JakartaHead of Capital Market Research Infovesta Utama, Wawan Hendrayana, mengatakan, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diprediksi masih berpotensi terkoreksi pada pekan depan. Menurut dia, indeks akan bergerak dengan level support 4.400 dan resistance 4.700. “Pemberlakuan PSBB dan juga penghentian banyak aktivitas ekonomi berpengaruh kepada proyeksi pendapatan emiten. Sudah sewajarnya akan ada koreksi lanjutan mengingat dampak virus corina terus bertambah dan dipandang belum mencapai puncaknya,” ujar Wawan, lewat risetnya, Jakarta, Jumat (10/4).

Wawan juga semoat melihat tekanan jual terhadap rupiah mulai mereda pada pekan ini. Pergerakan nilai tukar rupiah menurutnya menguat dalam sepekan terakhir.

“Diharapkan bisa bertahan menuju Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS) dan bila betul terjadi akan menjadi katalis positif untuk IHSG. Di samping itu, pembagian dividen dan juga laporan keuangan kuartal I/2020 akan menjadi katalis berikutnya,” imbuh dia.

Pada perdagangan kemarin (09/4), IHSG ditutup masuk ke zona hijau. Walau sempat diwarnai koreksi tetapi di akhir perdagangan terakhir di pekan ini, IHSG mampu menguat 0,48% di 4.649.079.

Data dari RTI mengatakan, nilai transaksi sepanjang perdagangan kemarin, sebesar Rp 6,75 triliun. Dengan investor asing melakukan aksi jual bersih sebesar Rp 514,18 miliar di pasar reguler dan non-reguler.

Sementara itu Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, menerbitkan Peraturan Gubernur Nomor 33 tahun 2020 berkaitan dengan kebijakan pembatasan sosial berskala besar (PSBB). Hal tersebut diungkapkan saat konferensi pers di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Kamis (9/4) malam.

Menurut dua, regulasi tersebut dapat menjadi panduan masyarakat dalam melaksanaan kebijakan PSBB yang berlaku mulai hari ini, Jumat (10/4), hingga 14 hari ke depan. Harapannya, masyarakat tetap berada di rumah dan mengurangi atau meniadakan kegiatan di luar. (PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here