Stok Daging Sapi Nasional 36.000 Ton

Daging sapi. Foto: Ilustrasi

Indonesiainside.id, Jakarta – Memasuki bulan ramadhan stok daging sapi nasional sebesar 36.000 ton. Untuk menambah pasokan daging dalam negeri pemerintah sudah menugaskan tiga perusahaan BUMN untuk impor daging kerbau sebanyak 170.000 ton.

“Jumlah stok daging di pelaku usaha saat ini yang dapat kami catat sekitar 36.00 ton. Stok itu berasal Gabungan Pelaku Usaha Peternakan Sapi Potong Indonesia (Gapuspindo) sekitar 30.000 ton, sosiasi Pengusaha Impor Daging Indonesia (Aspidi) sekitar 3.800 ton, di luar Aspidi sekitar 2.200 ton dan stok Perum Bulog sekitar 106,78 ton,” kata Direktur Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Suhanto dalam rapat dengar pendapat virtual dengan Komisi VI DPR, Kamis (23/4).

Suhanto menjelaskan, untuk menjamin pasokan daging pemerintah melalui rapat kordinasi terbatas tanggal 6 dan 20 Maret 2020 telah memutuskan untuk menambah pasokan impor daging kerbau melalui penugasan BUMN sebanya 170.000 ton. Diantaranya Perum Bulog 100.000 ton, PT PPI 20.000 ton dan PT Berdikari 50.000 ton.

Adapun kebutuhan daging sapi selama setahun mencapai 600 ribu-700 ribu ton. Sementara produksi dalam negeri hanya sekitar 400 ribu ton, sehingga Indonesia tiap tahun membuka keran impor untuk memenuhi permintaan daging tersebut.

Mengacu data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS) Nasional harga daging sapi dijual rata-rata Rp119 ribu per kilogram (kg). Sedangkan Informasi Pangan Jakarta harga sapi sekitar Rp117.391 per kg.(PS)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here