Investasi Logistik Menjanjikan di Tengah Perkembangan Belanja Daring

Bisnis para pelaku usaha kargo mulai terdampak pandemi virus corona. Foto: AS Fadillah/Indonesiainside.id

Indonesiainside.id, Jakarta – Manajemen Kebijakan Publik dan Hubungan Pemerintah Indonesia E-Commerce Association, Roffi Uddarojat, menegaskan harus ada insentif infrastuktur untuk pelaku usaha daring seiring berkembangnya budaya baru belanja secara online. Khususnya di masa pandemi Covid-19 dan sesuai pula dengan gerakan UMKM Go Digital.

“Dengan perkembangan belanja daring, apalagi pemerintah sedang menggalakan gerakan UMKM go digital. Maka diperkukan insentif berupa infrastruktur,” ujar Roffi, dalam sebuah diskusi daring, dikutip Jumat (22/5).

Menurutnya, ada dua insentif infrasturktur yang dibutuhkan. Pertama, ketersedian jaringan internet dan kedua logistik.

“Semua orang memelukan akses internet untuk berbelanja daring. Oleh karena itu, diperlukan infastruktur jaringan internet. Kita bisa gunakan satelit palapa ring yang baru diluncurkan,” ungkapnya.

“E-commerce juga memerlukan logistik untuk mengirimkan barang kepada pembeli, diperlukan infrastruktur logistik. Kalau di Pulau Jawa arus logisitiknya lancar. Namun di luar Jawa, seperti Kalimantan, Papua, Sulawesi, Sumatera perlu diperhatikan,” ucapnya.

Di kesempatan berbeda, Mantan Menteri Komunikasi dan Informatika (Kominfo), Rudiantara, mengatakan bahwa di tengah pandemi ialah saat yang tepat untuk berinvestasi di logistik. Mengingat belanja daring sedang berkembang ditambah ketidakpastian kapan pandemi akan berakhir.

“Belanja daring sedang berkembang pesat. Walau beberaoa e-commerce memiliki logisitik sendiri. Namun ini saat yang tepat berinvestasi di logistik, karena banyak e-commerce yang belum memiliki logistik sendiri,” kata Rudiantara.

“Ditambah lagi juga berkembangnya e-commerce yang menyediakan makanan dan sayuran segar. Barang ini hanya bertahan sehari. Oleh karena itu dibutuhkan investasi di logistik Ini, supaya pengiriman barang cepat,” ucapnya. (ASF)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here