Data Kadin: 6 Juta Pekerja Dirumahkan dan Di-PHK

Ilustrasi PHK. Foto: Istimiewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) Shinta W Kamdani mengatakan sebanyak 6 juta pekerja sudah dirumahkan atau mengalami pemutusan hubungan kerja (PHK).

Data tersebut tercatat oleh sejumlah asosiasi di bawah Kadin. Data pekerja yang di-PHK dan dirumahkan versi Kadin lebih besar dari data Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker).

“Kalau di data kami sudah ada 6 juta yang dirumahkan dan PHK, data kemenaker hanya 2 jutaan, sebenarnya lebih besar,” ujar Shinta, lewat diskusi daring, Jumat (29/5).

Kebanyakan dirumahkan karena perusahaan tidak punya cashflow. Menurut dia, merumahkan dan mem-PHK itu terjadi karena situasi usaha dari bulan ke bulan memburuk karena penghentian aktivitas ekonomi. Suplai dan permintaan ikut terkena dan sangat berdampak ke pelaku usaha.

“Kalau hotel dan restoran udah 1,2 juta, tekstil sudah sampai 2,1 juta. Transportasi darat 1,4 juta.  Ritel 400 ribu, dengan mal ditutup. Ini juga pengaruhnya pasti banyak sekali,” kata Shinta.

Dia mengatakan, jumlah orang yang dirumahkan saat ini sangat mengkhawatirkan bagi dunia usaha. Sementara pandemi Covid-19 tidak bisa dipastikan kapan bisa berakhir. (Aza)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here