New Normal, Kadin: Protokol dan SOP Tiap Sektor Tidak Bisa Disamaratakan

industri manufaktur
Aktivitas pekerja dalam bagian proses produksi di industri elektronika. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Shinta W. Kamdani, menuturkan bahwa Kadin akan siapkan protokol dan SOP di tiap-tiap sekto usaha, untuk menjalankan new normal akibat penyebaran virus corona (covid-19).

“Kami Kadin sendiri kami membawahi lebih dari 200 sektor asosiasi dan Kadin daerah se-Indonesia. Kami juga siapkan protokol dan SOP di masing-masing sektor, karena semua sektor enggak bisa disamaratakan SOP-nya,” ujar Shinta, di dalam diskusi daring, Jumat (29/5).

Secara umum memang setiap sektor akan menerapkan SOP yang sudah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan dan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19. Namun, secara khusus masing-masing sektor juga membuat SOP khusus yang akan diterapkan masing-masing.

“Di sektor ritel ada spesial SOP yaitu jumlah orang yang bisa masuk, dibatasi yang naik eskalator, dan elevator. Salon aja ada prosedurnya, ada face shield, bagaimana pakaian mereka, APD-nya, semua itu sudah disiapkan pengusaha salon,” kata Shinta.

Selain persiapan dari masing-masing sektor, Shinta juga menekankan pentingnya sosialisasi dari new normal sendiri. Sektor usaha kecil dan menengah perlu jadi fokus pemerintah untuk melakukan sosialisasi protokol new normal(MSH)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here