Ini 5 Komoditas Paling Dicari Selama Pandemi Covid-19

Ilustrasi belanja daring. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan riset terkait komoditas yang paling dicari orang selama pandemi Covid-19. Sumber data diambil secara harian berdasarkan dari informasi yang terpampang untuk umum dari website marketplace di Indonesia.

Data diambil pada periode Januari hingga April 2020. Web Scrapping dilakukan dengan menggunakan Application Programming Interfaces dan Modul Python Scrappy serta Beautifulsoup untuk ekstraksi data.

Ada delapan komoditas yang menjadi target riset BPS, yakni kesehatan, komunikasi, kosmetik, makanan dan minuman, perlengkapan olahraga, rumah tangga, perlengkapan pendidikan, serta sandang. Total penjualan mengalami tren peningkatan di semua komoditas.

Berdasar infografik yang disajikan BPS dalam laporannya, terjadi lonjakan penjualan yang signifikan di semua kategori pada bulan Februari hingga mencapai 70 juta penjualan dari 10 juta pada Januari. Sandang misalnya, penjualannya naik menjadi 30 juta dari Januari yang terjual sebanyak 5 juta.

“Lonjakan perdagangan e-commerce di bulan Februari disebabkan adanya diskon besar-besaran di sebagian marketplace, yaitu diskon tanggal cantik (02/02/2020) dan Valentine (14/2/2020),” menurut catatatan BPS, Selasa (2/6).

Tren penjualan sempat menurun pada Maret 2020 ketika virus Covid-19 dinyatakan telah masuk ke Indonesia. Sandang atau busana, misalnya lagi, penjualannya turun 50 persen menjadi 15 juta pada Maret 2020 kemudian naik lagi ke angka 20 juta penjualan pada April.

Adapun lima besar komoditas yang paling dicari pembeli pada e-commerce yakni sandang atau busana (20 juta penjualan pada April). Kemudian perlengkapan rumah tangga (12,5 juta penjualan pada April), makanan dan minuman (6 juta penjualan), perlengkapan pendidikan (4 juta lebih penjualan), dan alat-alat kesehatan (6 juta penjualan).

Secara relatif dibanding Januari, pertumbuhan penjualan kosmetik dan perlengkapan rumah tangga terus mengalami peningkatan selama tiga bulan terakhir. Sementara peralatan olah raga menjadi produk yang cenderung menyusut penjualannya setelah melonjak pada Februari. (03/ SPA)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here