Pandemi Menghancurkan Produksi Industri Uni Eropa pada April

Indonesiainside.id, Istanbul– Output industri Uni Eropa (UE) turun tajam sebesar 28 persen pada April, ketika Covid-19 memuncak di benua itu. Dibandingkan dengan bulan yang sama tahun lalu, ungkap kantor statistik organisasi antarpemerintahan itu pada Jumat (13/6).

Eurostat mengatakan angka itu juga turun 27,2 persen di zona euro selama periode yang sama.  Zona euro atau EA19 mewakili negara anggota yang menggunakan mata uang tunggal – euro – sementara EU27 mencakup semua negara anggota blok tersebut.

“Ini adalah penurunan tahunan terbesar yang tercatat sejak awal musim, melebihi jumlah penurunan 21,3 persen di kawasan euro dan -20,7 persen di Uni Eropa pada April 2009,”  kata Eurostat. “Secara keseluruhan, produksi industri di kawasan euro dan UE telah jatuh ke level yang terendah terlihat pada pertengahan 1990-an,”tambahnya.

Di antara kelompok-kelompok industri utama Uni Eropa,produksi barang konsumen tahan lama turun paling banyak, sebesar 45,4 persen (yoy) di bulan April. Kemudian penurunan itu diikuti oleh barang modal (40,8 persen), barang setengah jadi (23,6 persen), barang konsumen tidak tahan lama (12,5 persen) dan energi (12,4 persen).

Di antara negara-negara anggota, penurunan tahunan tertinggi terlihat di Luksemburg (-43,9 persen), Italia (-42,5 persen) dan Slovakia (-42 persen). “Satu-satunya peningkatan diamati di Irlandia (+5,5 persen),” kata Eurostat.

Beberapa sektor terdampak langkah antisipasi yang diambil untuk membendung penyebaran virus, seperti lockdown dan pembatasan perjalanan. (AA/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here