Batu Bara Indonesia Tersandera Cina dan India

Indonesiainside.id, Jakarta –  Institute for Energy Economics and Financial Analysis (IEEFA) mengungkapkan, industri batu bara di Indonesia menghadapi sejumlah persoalan akibat Covid-19. Di antaranya, permintaan Cina dan Indian turun serta kebijakan di kedua negara itu mendukung penguatan industri batu bara dalam negeri. Hal itu membuat volume produksi dan keuangan 10 perusahaan batu bara di Indonesia anjlok.

“Volume produksi lebih rendah dan ditambah harga jual batu bara yang secara historis bersifat sangat rendah akan memangkas laba perusahaan tersebut tahun ini, dan kemungkinan juga tahun depan,” ujar analis keuangan energi IEEFA, Ghee Peh, dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa (30/6).

Ghee menuturkan, pada 2020, para produsen batu bara di Indonesia berisiko menghadapi  anjoknya volume penjualan dan harga yang jatuh bebas.  Dari sisi volume, sektor batu bara Indonesia sangat mengandalkan ekspor, karena tiga perempat dari semua permintaan adalah untuk ekspor.

“Selain itu, ada risiko yang terkonsentrasi karena lebih dari setengah dari ekspor batu bara ditujukan ke China dan India, yang sejak Covid-19 sedang membatasi impor dan mendorong produksi batu bara domestik,” ucap dia.

Ghee memproyeksikan, ekspor batu bara Indonesia ke China akan turun sebanyak 10% year on year (yoy) and ekspor batu bara Indonesia ke India akan merosot hingga 20% yoy. Namun, ada risiko penyusutan volume ekspor yang lebih besar untuk India.

“Ini akan berdampak pada 10 perusahaan batu bara Indonesia yang terdaftar di bursa saham yang menjadi sampel kajian kami. Ke-10 perusahaan yang akan mengalami penurunan permintaan ini memproduksi 66% dari seluruh batu bara Indonesia yang diekspor tahun 2019,” ujar Ghee.

Dia mengatakan, turunnya volume produksi membuat para produsen memangkas biaya dan mengurangi output atau mengamankan pembeli baru. Dia mencatat, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) telah menyatakan bahwa Indonesia berencana mendorong ekspor batu bara ke Vietnam, Bangladesh, dan Pakistan. Namun peluang pasar di ketiga negara itu tidak merata dan diperkirakan tidak akan mudah melakukan negosiasi.

Perusahaan yang diteliti, Bumi Resources akan menghadapi ancaman penurunan penjualan batu bara hingga 3.8 juta ton, diikuti Golden Energy and Resource (grup usaha dari Golden Energy Mines) dan Adaro masing-masing sebanyak 2,5 juta ton. Sebagai gambaran, dari segi persentase penjualan ke kedua pasar Asia tersebut, Golden Energy and Resources menghadapi ancaman penjualan anjlok di kedua pasar tersebut hingga 8,3%, diikuti dengan Harum Energy 7,7% dan Geo Resources 6,6%.

“Kami perkirakan, ke-10 perusahaan di kajian kami dapat mengalami penurunan penjualan sebanyak 5% tahun 2020,” ujar Ghee. “Kendati demikian, produsen yang skalanya lebih kecil di luar sampel perusahaan yang diteliti juga dapat mengalami penurunan penjualan sampai 11%. Produsen-produsen inilah yang umumnya tidak dapat mengakses pasar ekuitas dan pinjaman pemerintah. Akibatnya, mereka akan kesulitan mengantisipasi dampak finansial dari jatuhnya volume penjualan ini,” ucap Ghee. (Msh)

Berita terkait

Permintaan Turun, Harga Batubara Ikut Tersungkur

Indonesiainside.id, Jakarta - Tak hanya minyak yang jatuh akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Harga batubara juga ikut tersungkur, Senin (27/4), harga batubara kontrak...

Ramai-Ramai Korporat Batu Bara Sumbang Rp540 Miliar Tangani Covid-19

Indonesiainside.id, Jakarta - Pengusaha batubara yang tergabung dalam Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) menggelontorkan dana bantuan untuk menanggulangi virus corona. Total Rp540 miliar berhasil...

Penggunaan Kapal Nasional Dinilai Hambat Ekspor Batubara

Indonesiainside.id, Jakarta - Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) menilai adanya rencana kewajban penggunaan kapal nasional bakal menghambat ekspor batubara. Untuk itu, APBI meminta pemerintah...

Batu Bara Kebal Sengatan Virus Corona

Indonesiainside.id, Jakarta - Ancaman Virus Corona atau Covid-19 dalam sebulan terakhir belum memberikan dampak signifikan pada sektor tambang Indonesia, terutama komoditas batu bara. Meskipun...

Akankan Virus Corona Bikin Harga Batu Bara Membara?

Indonesiainside.id, Jakarta - Virus Corona yang bermula dari China turut "menginfeksi" komoditas global. Harganya menjadi rentan terfluktuasi akibat lumpuhnya sebagian industri di negeri tirai...

Pemerintah Sedang Mantapkan Insentif untuk Pengusaha Batu Bara

Indonesainaide.id, Jakarta - Dirjen Minerba mengatakan, pemerintah sedang memantapkan rencana pemberian insentif bagi investor batu bara. Salah satunya adalah pembebasam royalti hingga nol persen. "Memang...

Lepas Impor LPG, Gasifikasi Batubara Akan Dilakukan Secara B to B

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian ESDM mengajukan program gasifikasi batubara atau coal to Dimethyl Ether (DME) sebagai prioritas utama investasi minerba dalam lima tahun ke...

Hingga September, Darma Henwa Catat Pendapatan USD 237 Juta

Indonesiainside.id, Jakarta - PT Darma Henwa Tbk (Dewa) membukukan peningkatan pendapatan sebesar USD 237,92 juta hingga 30 September 2019. Ini meningkat 25,97% dibanding periode yang...

Berita terkini

Manchester City Amuk Newcastle United Lima Gol Tanpa Balas

Indonesiainside.id, Manchester - Manchester City menjadikan Newcastle United pelampiasan atas kekalahan yang mereka derita di pertandingan sebelumnya. The Citizens pesta pora lima gol tanpa...
ads3 mekarsari

Perdana Menteri Pantai Gading Amadou Gon Meninggal Dunia

Indonesiainside.id, Abidjan--Perdana Menteri Pantai Gading Amadou Gon Coulibaly, yang merupakan kandidat partai untuk pemilihan presiden bulan Oktober, meninggal pada hari Rabu (8/7). Amadou Gon...

Sembilan Kemenangan Beruntun, Atalanta Geser Inter Milan di Posisi Ketiga

Indonesiainside.id, Bergamo - Atalanta mengukir kemenangan kesembilan beruntun di Serie A saat menundukkan Sampdoria dengan skor 2-0, pada pertandingan yang dimainkan di Stadion Gewiss,...

Pelarian Ghosn Dibantu Pensiunan Militer AS, Ada Bukti Transfer Rp12 Miliar

Indonesiainside.id, Jakarta - Mantan pimpinan Nissan Motor, Carlos Ghosn disebut mengirimkan uang 862.500 dolar Amerika Serikat (Rp12,4 miliar) kepada perusahaan yang dikelola oleh salah...

Berita utama

Seorang Pengusaha Dilaporkan ke Polisi karena Meraba Tubuh Wanita di Dalam Lift

Indonesiainside.id, Dubai - Seorang pengusaha di Dubai harus berurusan dengan kepolisian setempat karena melakukan perbuatan tercela di tempat umum. Dia didakwa telah menggerayangi seorang...

Kerusuhan Pecah di Serbia Pasca Pemberlakuan Jam Malam

Indonesiainside.id, Beograd - Kerusuhan pecah setelah ratusan orang berunjuk rasa memprotes pemberlakuan kembali jam malam akhir pekan menyusul melonjaknya kasus baru Covid-19 di Beograd,...

Sekali Lagi, MPR Peringatkan Presiden: Ambil Langkah Tegas soal RUU HIP

Indonesiainside,id, Jakarta - Pimpinan MPR kembali memberikan peringatan kepada pemerintah agar segera mengambil langkah tegas terkait Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP). MPR...

“Botol Kosong” dalam Kasus Novel Baswedan Jadi Masalah Baru

Indonesiainside.id, Jakarta - Proses peradilan terkait kasus penyiraman dengan air keras terhadap penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sedang berproses. Namun, ada saja...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here