Temuan Kasus Covid-19 di Pabrik Unilever, Semua Produk Disterilisasi dan Diinkubasi 14 Hari

Ilustrasi. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Temuan kasus Covid-19 di pabrik PT Unilever Savoury Factory Cikarang, Bekasi, membuat semua produk dari pabrik itu disterilisasi dan diinkubasi selama 14 hari. Semua karyawan juga menjalani tes PCR.

“Semua produk akan disterilisasi dan diinkubasi selama 14 hari untuk memastikan semua aman. Meskipun Badan Kesehatan Dunia atau WHO menyebut bahwa tidak ada penularan pada makanan,” kata Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia (Gapmmi) Adhi S Lukman di Jakarta, Jumat (3/7).

Dia mengakui karyawan dari salah satu anggotanya yakni Unilever, dinyatakan positif Covid-19. Awalnya, salah seorang karyawan ditemukan terjangkit positif Covid-19 di salah satu pabrik unit usaha milik Unilever di Cikarang.

“Kemudian, perusahaan memutuskan untuk melakukan tes PCR kepada seluruh karyawan dan ditemukan 19 Orang Tanpa Gejala (OTG) positif Covid-19,” kata Adhi.

Menurut dia, selain melakukan tes PCR, Unilever juga meliburkan karyawannya dan menghentikan sementara proses produksi serta melakukan sterilisasi menyeluruh kepada seluruh produk yang dihasilkan di pabrik tersebut.

Dengan demikian, antisipasi yang dilakukan perusahaan sudah sesuai dengan ketentuan Kementerian Perindustrian (Kemenperin) yang mengatur regulasi tentang berjalannya proses produksi manufaktur selama pandemi Covid-19.

“Dengan tindakan inkubasi, sterilisasi, dan karantina memang sudah sangat tepat untuk menangani persoalan ini,” kata Adhi.

Dia meminta Izin Operasional dan Mobilitas Kegiatan Industri (IOMKI) jangan dicabut dari pabrik Unilever, namun perlu dijalankan protokol kesehatan yang lebih ketat lagi. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here