Dibloklir, China Minta Pemerintah India Lindungi Kepentingan Investasinya

Wechat pay ekspansif garap pasar Indonesia. Foto: Ist

Indonesiainside.id, New Delhi– Kedutaan Besar (Kedubes) China di India pada Selasa (28/7) mendesak pemerintah India agar memperbaiki kekeliruannya menyusul pemblokiran aplikasi China di India. Menanggapi pertanyaan media tentang pembatasan dalam mengirim dan menerima pesan WeChat di India, Ji Rong, penasihat dan juru bicara kedubes, mengatakan bahwa China telah mengajukan keberatan secara resmi kepada India dan meminta India memperbaiki kekeliruannya.

“Pada 29 Juni, pemerintah India memblokir 59 aplikasi seluler dari China termasuk WeChat,  yang sangat merugikan hak dan kepentingan sah perusahaan China,” kata Ji.  “Saya ingin menegaskan kembali bahwa pemerintah China secara konsisten meminta perusahaan China untuk mematuhi peraturan internasional serta undang-undang dan peraturan setempat ketika melakukan kerja sama eksternal,” kata Ji tambahnya.

Juru bicara itu mengatakan bahwa pemerintah India bertanggung jawab melindungi hak dan kepentingan sah investor internasional di India. Termasuk perusahaan-perusahaan China, sesuai dengan prinsip-prinsip pasar.

“Kerja sama praktis antara China dan India saling menguntungkan,” lanjutnya. “Campur tangan yang disengaja dalam kerja sama seperti ini tidak akan menguntungkan kepentingan pihak India.”

“China juga akan mengambil langkah-langkah yang diperlukan guna melindungi hak dan kepentingan sah perusahaan China,” tambah Ji. (Ant/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here