Saham Jerman Melemah dengan Indeks DAX 30 Ditutup Menyusut 0,10 Persen

Kelompok perusahaan kimia BASF menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 4,90 persen. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Berlin – Saham-saham Jerman kembali berakhir turun lagi pada perdagangan Rabu (29/). Kondisi tersebut memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut dengan indeks acuan DAX 30.

Bursa Efek Frankfurt menyusut 0,10 persen atau 13,02 poin, menjadi menetap di 12.822,26 poin.

Indeks DAX 30 melemah 0,03 persen atau 3,38 poin menjadi 12.835,28 poin pada Selasa (28/7) atau berbalik dari kenaikan 0,60 poin. Nilai tersebut hampir tidak berubah menjadi 12.838,66 poin pada, Senin (27/7), setelah anjlok 2,02 persen atau 265,33 poin menjadi 12.838,06 poin pada Jumat (24/7).

Dari 30 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan yang menjadi komponen indeks DAX 30, sebanyak 18 saham berhasil membukukan keuntungan, 11 saham mengalami kerugian dan satu saham diperdagangkan tidak berubah. Kelompok perusahaan kimia BASF menderita kerugian paling banyak (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan harga sahamnya jatuh 4,90 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pabrikan otomotif terkemuka Jerman Volkswagen dan BMW, yang masing-masing kehilangan 2,93 persen dan 2,53 persen. Di sisi lain, Wirecard, perusahaan jasa pembayaran non tunai global berbasis di Jerman yang sedang dililit skandal, mencatat keuntungan paling besar (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melambung 13,21 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan pengembang perumahan Deutsche Wohnen yang terangkat 2,66 persen, serta perusahaan pemasok peralatan dialisis ginjal Fresenius Medical naik 2,24 persen. ASF adalah saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 291,01 juta euro (341,21 juta dolar AS). (ASF/ANT)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here