Jumlah Penumpang Kereta Api Jarak Jauh Melonjak Dua Kali Lipat

Sejumlah petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta beserta petugas PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberi salam pada rangkaian kereta api luar biasa relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi lintas selatan yang berangkat di Stasiun Gambir, Jakarta, Selasa (12/5/2020). Antara Foto/M Risyal Hidayat

Indonesiainside.id, Jakarta – Jumlah penumpang kereta api jarak jauh PT KAI mengalami lonjakan dua kali lipat jelang Idul Adha 2020. Total penumpang KA Jarak Jauh pada 11 KA yang dioperasikan dari Stasiun Gambir dan Pasar Senen pada Kamis 30 Juli 2020 mencapai 3.958.

Jumlah tersebut mengisi sekitar 90 persen dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 4.385 pada Kamis  30 Juli 2020. Jumlah ketersediaan tempat duduk tersebut merupakan kuota yang telah dibatasi 70 persen dari total kapasitas normal.

“Pembatasan dilakukan untuk penjagaan jarak di dalam rangkaian kereta,” ujar Kahumas PT KAI Daop 1 Jakarta, Eva Chairunisa, Jumat (31/7).

Pemberangkatan dengan jumlah penumpang tersebut meningkat dua kali lipat dibandingkan akhir pekan lalu. Seluruh penumpang mengikuti aturan yang diterapkan seperti menggunakan masker dan faceshield setelah boarding di Stasiun hingga selama perjalanan KA berlangsung.

Sementara untuk Jumat 31 Juli 2020, di area Daop 1 Jakarta terdapat 7 KA yang dioperasikan. Tercatat sekitar 2.600 tempat duduk telah dipesan melalui jalur pemesanan online dari ketersediaan tempat duduk sebanyak 3.155.

Pada pengoperasian KA Jarak Jauh di area Daop 1 Jakarta, aturan suhu tubuh normal dan memiliki berkas hasil Rapid atau PCR test yang berlaku 14 hari menjadi salah satu persyaratan wajib bagi calon penumpang. Jika salah satu persyaratan tersebut tidak dapat dipenuhi maka calon penumpang tidak dapat melanjutkan perjalanan dan biaya tiket akan langsung diganti 100 persen melalui bantuan petugas.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here