Wilayah Otonom Uighur Mulai Buka Pasar Pertanian dengan langkah pencegahan Covid-19 yang ketat

Penjual bawang di Urumqi telah berupaya memastikan pasokan obat-obatan dan makanan yang cukup di tengah meningkatnya kembali penularan Covid-19. (Xinhua/Song Yanhua)

Indonesiainside.id, Urumqi— Seluruh pasar produk pertanian di Urumqi, ibu kota Daerah Otonom Uighur Xinjiang, China barat laut, telah kembali dibuka dengan langkah-langkah pencegahan dan pengendalian Covid-19 yang intensif, kata pemerintah setempat pada Senin (3/8).  Karena banyaknya orang yang hilir mudik, pasar ini dianggap sebagai area utama untuk pencegahan dan pengendalian Covid-19, dan Urumqi mengadopsi langkah-langkah pencegahan yang diperkuat guna mengendalikan penyebaran virus tersebut, menurut Zhong Meiwen, Wakil Kepala Administrasi Regulasi Pasar Urumqi.

Personel yang memasuki pasar, termasuk staf, penjual, pedagang dan pengemudi, diminta untuk membawa bukti negatif hasil tes asam nukleat Covid-19 dan menjalani pemeriksaan suhu tubuh. Selain itu, mereka harus mendaftarkan informasi mereka dan kendaraan harus didisinfeksi sebelum memasuki pasar.

Kunjungan harian akan ditutup dan tes asam nukleat akan dilakukan sepekan sekali untuk semua staf dan penjual.  Pihak berwenang di pasar akan meningkatkan pengambilan sampel asam nukleat dan inspeksi terhadap makanan impor, terutama daging, produk perikanan, buah-buahan dan sayuran.

Xinjiang melaporkan 28 kasus baru terkonfirmasi Covid-19 pada Ahad (2/8), semuanya di ibu kota regional Urumqi, kata komisi kesehatan regional pada Senin dalam laporan hariannya.  Hingga Minggu, Xinjiang mencatat 590 kasus terkonfirmasi Covid-19 dan 116 kasus tanpa gejala, sementara 14.939 orang masih dalam pengawasan medis. (Ant/xh/NE)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here