Semua Lapangan Usaha Loyo Dihantam Covid-19, tapi Sektor Ini Justru Perkasa

Suasana pabrik pembuatan alat perlindungan diri (APD) di Brooklyn Navy Yard, New York, Amerika Serikat, Kamis (26/3/2020). Perusahaan-perusahaan industri lokal telah mulai membuat Alat Pelindung Diri (APD) seperti pelindung wajah untuk memasok keperluan petugas kesehatan dan rumah sakit di kota itu. ( Tayfun Coşkun - Anadolu Agency )

Indonesiainside.id, Jakarta – Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia kuartal kedua 2020 mengalami kontrkasi sangat dalam dibanding tahun lalu (yoy), sebesar -5,32 persen akibat pandemi Covid-19. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, kontraksi terjadi pada hampir semua lapangan usaha.

Lapangan usaha yang mengalami kontraksi paling dalam ialah Transportasi dan Pergudangan sebesar 30,84 persen serta Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum sebesar 22,02 persen. Industri Pengolahan yang memiliki peran dominan juga mengalami pertumbuhan minus sebesar 6,19 persen.

“Dari 17 sektor yang ada hanya tujuh sektor yang masih tumbuh tapi melambat,” ujar Kepala BPS, Suhariyanto, Rabu (5/8).

Ia menyampaikan, lapangan usaha yang justru mengalami pertumbuhan signifikan saat ini ialah sektor Informasi dan Komunikasi. Sektor ini tumbuh positif 10,88 persen.

“Ini terjadi karena selama pandemi Covid-19 terjadi peningkatan belanja iklan televisi dan media digital, peningkatan trafik penggunaan data internet serta peningkatan pelanggan jasa internet maupun tv berbayar,” jelasnya.

Lapangan usaha lainnya yang masih tumbuh positif, yakni Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang sebesar 4,56 persen, Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial sebesar 3,71 persen. Adapun Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan juga tumbuh sebesar 2,19 persen.

Berdasarkan sumbernya, pertumbuhan tertinggi berasal dari Lapangan Usaha Informasi dan Komunikasi sebesar 0,58 persen diikuti Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan sebesar 0,29 persen. Lalu Real Estat sebesar 0,07 persen.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here