Siapkan Peraturan Presiden, Indonesia Perkuat Kelembagaan Ekonomi dan Keuangan Syariah

Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta–Indonesia memperkuat kelembagaan untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah yang saling terintegrasi untuk mendorong pencapaian menjadi salah satu pusat ekonomi dan keuangan syariah dunia. Wakil Presiden Republik Indonesia Ma’ruf Amin mengatakan penguatan kelembagaan dilakukan melalui penerbitan Peraturan Presiden nomor 28 tahun 2020 tentang Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS).

“Perpres ini memperkuat Perpres nomor 91 tahun 2016 tentang Komite Nasional Keuangan Syariah (KNKS),” jelas Wapres Ma’ruf dalam pembukaan Indonesia Sharia Economy Festival (ISEF) 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Dia mengatakan Perpres nomor 28 tahun 2020 tersebut memperluas cakupan Perpres sebelumnya yang tadinya hanya mencakup keuangan syariah, menjadi ekonomi dan keuangan syariah.  “Dalam KNEKS, Presiden selaku ketua menugaskan saya selaku wakil ketua sekaligus menjadi ketua harian,” imbuh Wapres Ma’ruf.

Dia menambahkan bahwa selaku ketua harian KNEKS langsung memimpin upaya pengembangan ekonomi dan keuangan syariah yang difokuskan kepada empat hal. Keempat hal tersebut antara lain pengembangan dan perluasan industri produk halal, pengembangan dan perluasan keuangan syariah, pengembangan dan perluasan dana sosial syariah, serta pengembangan dan perluasan kegiatan usaha syariah.

“Akan tetapi, penguatan kelembagaan hanya merupakan satu aspek dari upaya besar mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah di Indonesia,” ujar dia.

Wapres Ma’ruf menjelaskan bahwa Indonesia masih harus bekerja lebih keras lagi agar potensi ekonomi dan keuangan syariah dapat berkembang lebih pesat. “Berbagai upaya lain seperti penyelenggaraan event untuk terus mempromosikan dan menggelorakan kegiatan ekonomi dan keuangan syariah adalah bentuk lain untuk mendukung perkembangannya,” tambah dia.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here