Pemerintah Perluas Target Penerima KUR ke UMKM Keagamaan

Kios WargaMU (Airlangga Hartarto @airlangga_hrt)

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah memperluas dan mempercepat penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Termasuk kepada organisasi keagamaan, seperti Pemuda Muhammadiyah.

“Bentuk dukungan pemerintah antara lain berupa tambahan subsidi bunga, penundaan angsuran pokok, kredit modal kerja berbunga murah, penjaminan kredit dan insentif pajak,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, dikutip keterangan persnya, Ahad (9/8).

Pemerintah telah mengalokasikan Rp123,46 triliun unutk pemulihan UMKM dalam anggaran penanganan Covid-19 sebesar Rp695,20 triliun. Selain dukungan UMKM pada masa pandemi Covid-19, sejak 5 tahun lalu pemerintah juga telah meluncurkan program pembiayaan UMKM dengan suku bunga rendah yaitu Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Saat ini suku bunga KUR hanya sebesar 6 persen dan telah disalurkan kepada 20,9 juta debitur dengan nilai Rp550,2 triliun. Selama masa pandemi ini, pemerintah memberikan relaksasi kebijakan KUR, berupa penundaan angsuran pokok KUR selama 6 bulan dan penundaan sementara kelengkapan dokumen administrasi sampai dengan berakhirnya masa pandemi Covid-19 ini.

Pemerintah pun memberikan tambahan subsidi bunga atau marjin KUR sebesar 6 persen selama 3 bulan dan 3 persen selama 3 bulan selanjutnya. Dengan pemberian tambahan subsidi bunga terebut, maka pada 3 bulan pertama pada masa Covid-19, suku bunga KUR menjadi nol persen.

“Pemerintah sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang tambahan subsidi bunga 6 persen ini hingga akhir tahun,” imbuhnya.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here