Ini Kriteria Pekerja yang Dapat Bantuan Rp600.000 per Bulan

Para pekerja kantor berjalan di trotoar Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jum'at (5/6/2020).Xinhua/Veri Sanovri

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah bakal memberikan bantuan subsidi upah bagi pekerja/buruh sebesar Rp600 ribu per bulan. Pemberian bantuan ini akan berlangsung selama empat bulan dalam rangka mempertahankan daya beli pekerja di tengah krisis ekonomi akibat Covid-19.

Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah memaparkan, pekerja atau buruh yang mendapat bantuan harus memenuhi seluruh persyaratan, yaitu WNI yang dibuktikan dengan NIK. Kemudian terdaftar sebagai peserta jaminan sosial tenaga kerja yang masih aktif di BPJS Ketenagakerjaan.

Serta peserta yang membayar iuran dengan besaran iuran yang dihitung berdasarkan upah di bawah Rp5 juta sesuai upah yang di laporkan kepada BPJS Ketenagakerjaan. Persyaratan lainnya, ialah pekerja penerima upah, pekerja yang bekerja pada pemberi kerja selain pada induk perusahaan BUMN, lembaga negara, instansi pemerintah, kecuali non ASN.

“Memiliki rekening bank yang aktif, tidak termasuk dalam peserta penerima manfaat program kartu prakerja dan peserta yang membayar iuran sampai dengan bulan Juni 2020,” ujarnya dalam Konferensi Pers Pengumuman Program Bantuan Subsidi Upah di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (10/8).

Ida mengatakan, bantuan tersebut merupakan program stimulus yang dikoordinasikan dan dibahas bersama Tim Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), Kementerian BUMN, Kemnaker, Kemenkeu, dan BPJS Ketenagakerjaan pada tahun 2020. Proses penyaluran bantuan oleh bank penyalur dilakukan dengan pemindahbukuan dana dari bank penyalur kepada rekening penerima bantuan melalui bank-bank BUMN yang terhimpun dalam HIMBARA (Himpunan Bank Milik Negara).

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here