Saham Next Digital Abnormal, Otoritas Bursa Hong Kong Lakukan Investigasi

Bursa saham Hong Kong. Foto: antara

Indonesiainside.id, Hong Kong – Regulator pasar modal di Hong Kong meminta keterangan kepada sejumlah perusahaan sekuritas dan kostumer terkait catatan transaksi perdagangan saham Next Digital milik Jimmy Lai.

Di pasar modal transaksi saham Next Media terjun bebas hingga 41,54 persen dengan harga 0,38 dolar HK pada penutupan bursa Kamis (13/8).

Para analis di China melihat naik-turunnya perdagangan saham Next Digital dalam beberapa hari terakhir menunjukkan adanya guyuran modal internasional saat Lai ditangkap oleh polisi Hong Kong pada Minggu (9/8) atas tuduhan mendukung beberapa aksi huru-hara.

Harga sahamnya berubah-ubah pada Rabu (12/8). Pagi hari dibuka dengan harga 1,4 dolar HK, siang harinya 1,75 dolar HK, namun pada sore harinya terperosok hingga level 0,65 dolar HK dengan penurunan 40,91 persen sehingga hanya menghasilkan transaksi 1,76 miliar dolar HK.

Para pengamat, sebagaimana dikutip Global Times, Jumat(14/8), menilai fluktuasi itu dilatarbelakangi oleh peran aktivis di Hong Kong, seperti Joshua Wong, yang turut mendukung Next Digital.

Mereka memprediksi harga saham milik bos Next Media tersebut akan kembali ke level terendah seperti pada saat perusahaan itu melaporkan kerugian hingga ratusan juta dolar HK pada tahun lalu.

Komisi Sekuritas dan Berjangka Hong Kong (SFC) membuat pernyataan pada Selasa (11/8) malam yang isinya menyarankan investor untuk berhati-hati terkait saham Next Digital dan mendesak perusahaan tersebut menyampaikan informasi mengenai fluktuasi itu sebagaimana laporan laman berita on.cc.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here