Stimulus Belum Jelas, Dolar Pun Lunglai Hari Ini

Ilustrasi rupiah. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Mata uang Dolar AS merosot pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB) terhadap beberapa mata uang utama seperti euro, franc Swiss, dan sterling, terbebani oleh kebuntuan di Kongres tentang tambahan stimulus AS untuk membantu mengatasi pandemi virus corona.

Namun di sesi sore, dolar memangkas kerugiannya, karena indeks saham AS jatuh. Setelah kehilangan 10 persen nilainya dari puncaknya pada Maret, dolar telah menguat di sekitar level terendah dalam lebih dari dua tahun sejak akhir Juli.

Investor, bagaimanapun, tetap fokus pada pembicaraan paket stimulus, yang macet minggu lalu.

Pendanaan untuk perusahaan pos AS, U.S. Postal Service dan untuk menopang infrastruktur pemilihan menjadi poin penting dalam pembicaraan kongres tentang bantuan virus corona, ketika Presiden Donald Trump berjanji untuk memblokir uang apa pun untuk memfasilitasi pemungutan suara melalui antaran pos.

Pada Rabu (12/8) Trump menuduh anggota Kongres dari Demokrat tidak ingin merundingkan paket bantuan virus corona AS ketika negosiator Republik dan Demokrat saling menyalahkan atas penundaan lima hari dalam pembicaraan mengenai undang-undang bantuan.

“Kebuntuan atas paket stimulus mengganggu,” kata Amo Sahota, direktur eksekutif di perusahaan penasihat mata uang Klarity FX di San Francisco. “Menaruh lebih banyak bantuan di atasnya, yang sedang coba dilakukan oleh pemerintah sekarang, tidak bertahan lama.”

Dalam perdagangan sore, euro menguat 0,1 persen menjadi 1,1798 dolar. Sejak awal Juli, euro telah menguat hampir enam persen terhadap dolar.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here