Bursa Saham Inggris Ditutup Melemah

Bursa saham FTSE London
Bursa saham FTSE London. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Saham-saham Inggris ditutup lebih rendah pada perdagangan Kamis (27/8), berbalik dari kenaikan sehari sebelumnya, dengan indeks acuan FTSE 100 di Bursa Efek London tergerus 0,75 persen atau 45,61 poin menjadi menetap di 5.999,99 poin.

Indeks FTSE 100 menguat 0,14 persen atau 8,59 poin menjadi 6.045,60 poin pada Rabu (26/8), setelah tergelincir 1,11 persen atau 67,72 poin menjadi 6.037,01 poin pada Selasa (25/8), dan terangkat 1,71 persen atau 102,84 poin menjadi 6.104,73 poin pada Senin (24/8).

HomeServe, perusahaan perbaikan rumah multinasional Inggris, berkinerja paling buruk (top loser) di antara saham-saham unggulan atau blue chips, dengan sahamnya anjlok 3,36 persen.

Disusul oleh saham perusahaan pengembang perumahan Inggris Persimmon yang jatuh 2,90 persen, serta perusahaan sain dan kimia global Johnson Matthey merosot 2,74 persen.

Di sisi lain, WPP, sebuah perusahaan periklanan dan hubungan masyarakat multinasional Inggris, melambung 6,47 persen, menjadi pencetak keuntungan teratas (top gainer) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham perusahaan induk maskapai penerbangan Inggris-Spanyol International Consolidated Airlines Group yang melonjak 4,85 persen, serta perusahaan jasa makanan kontrak multinasional Inggris Compass Group terangkat 4,48 persen.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here