Pertamina Mengaku Penjualan Turun 26 Persen

Selisih nilai tukar ini memberikan tekanan finansial karena pendapatan Pertamina sebagian besar dalam rupiah (IDR), namun pembelian minyak mentah dalam dolar (USD).

Sejumlah langkah strategis Pertamina akan dilakukan dalam menghadapi semester II tahun ini, antara lain efisiensi capex dan opex sebesar 4,7 miliar dolar AS atau setara Rp70 triliun.

Kemudian, Pertamina berupaya menjaga produksi minyak dan gas untuk menekan impor, serta renegosiasi kontrak dengan mata uang asing untuk dibayar menggunakan Rupiah.(EP/ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here