Rupiah Diprediksi Menguat Hari Ini, Sinyal dari Amerika Jadi Pendukung

Ilustrasi penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar AS, Kamis (30/4). Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, JakartaRupiah berpotensi terus menguat hari ini, ditopang kebijakan paket stimulus AS.

Paket stimulus fiskal kedua AS ini sangat ditunggu pasar dan menjadi berita positif, karena banyak ekonom mengatakan pemulihan ekonomi AS akan terganggu bila tidak ada stimulus lagi.

Pada pukul 9.45 WIB kurs rupiah masih melemah 7 poin atau 0,05 persen menjadi Rp14.897 per dolar AS dari sebelumnya Rp14.890 per dolar AS.

“Sentimen penguatan dolar AS terlihat berkurang pagi ini setelah pasar mulai kembali masuk ke bursa saham AS yang mendorong kenaikan indeks saham AS semalam,” kata Kepala Riset dan Edukasi Monex Investindo Futures Ariston Tjendra di Jakarta, Jumat(26/9).

Di sisi lain, pada pagi ini indeks saham Asia juga terlihat bergerak menguat mengikuti sentimen tersebut.

“Ini bisa membantu penguatan nilai tukar regional termasuk rupiah terhadap dolar AS,” katanya.

Sinyal Partai Demokrat bersiap mengajukan proposal stimulus sebesar 2,4 triliun dolar AS untuk dinegosiasikan dengan rivalnya.

“Paket stimulus fiskal kedua AS ini sangat ditunggu pasar dan menjadi berita positif, karena banyak ekonom mengatakan pemulihan ekonomi AS akan terganggu bila tidak ada stimulus lagi karena kondisi pandemi masih berlangsung,” ujar Ariston.

Rupiah diprediksi bergerak di kisaran Rp14.750 per dolar AS hingga Rp14.900 per dolar AS.(EP)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here