Daging Ayam dan Telur Penyebab Utama Deflasi September

Pekerja membawa telur ayam ras yang baru dikutip di kandang yang berada di Aceh. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mengatakan penyebab utama deflasi 0,05 persen pada September adalah turunnya harga daging ayam ras dan juga telur ayam ras.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan ada empat kelompok pengeluaran yang mengalami deflasi pada September. Antara lain, kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 0,37 persen, pakaian dan alas kaki 0,01 persen, transportasi 0,33 persen, dan informasi, komunikasi, dan jasa keuangan 0,01 persen.

“Deflasi pada kelompok makanan minuman dan tembakau sebesar 0,37 persen memberikan andil deflasi 0,09 persen pada September,” jelas dia dalam konferensi pers virtual, Kamis (1/10/20).

Suhariyanto mengatakan komoditas yang dominan memberikan andil deflasi adalah turunnya harga daging ayam ras dan telur ayam ras masing-masing 0,04 persen.

Daging ayam ras mengalami penurunan harga di 67 dari 90 kota survei indeks harga konsumen (IHK) sementara harga telur ayam ras turun di 79 kota IHK.

Kemudian, turunnya harga bawang merah juga memberi andil deflasi 0,02 persen serta beberapa jenis sayuran seperti tomat dan cabai rawit dengan andil masing-masing 0,01 persen.

Selain itu, Suhariyanto mengatakan pada kelompok ini juga terdapat komoditas yang mengalami kenaikan harga dan menyumbang inflasi seperti minyak goreng dengan andil inflasi 0,02 persen dan bawang putih dengan andil 0,01 persen.

Sementara itu, kelompok pakaian dan alas kaki dan kelompok informasi, komunikasi, dan jasa keuangan walaupun mengalami deflasi 0,01 persen, namun tidak berkontribusi apapun pada deflasi September.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here