Ekspor Kopi Meningkat 31,05 Persen, Dekopi Ajak Kementan Majukan Kopi Lokal

Ilustrasi. Foto: Istimewa

Indonesiainside.id, Jakarta – Volume ekspor kopi pada periode Januari-Mei 2020, menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), mencapai 127.000 ton. Ekspor kopi dari Indonesia mengalami peningkatan sebesar 31,05 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, yaitu 96.570 ton.

Ekspor kopi ke sejumlah negara ternyata tidak terpengaruh pandemi Covid-19. Salah satu alasannya, kopi Indonesia khususnya untuk jenis arabika sangat diminati di pasar internasional. Kopi Indonesia memiliki cita rasa yang khas.

Ketua Dewan Kopi Indonesia (Dekopi) Anton Apriyantono menyatakan kesiapannya untuk bekerja sama dalam meningkatkan kinerja dan performa kopi nasional. Apalagi, pada 2024, nilai ekspor kopi ditargetkan mencapai 2,6 miliar dolar AS.

“Tentu kita ingin ada satu kerja sama yang erat dan dapat menjadi hal yang menguntungkan bagi masyarakat terutama petani kopi di daerah-daerah,” kata Anton saat bertemu dengan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di Kantor Pusat Kementan RI, Jakarta Selatan, Jumat (2/10).

Dekopi berencana melakukan kerja sama dengan Kementerian Pertanian (Kementan) dalam memajukan kopi lokal dan meningkatkan kesejahteraan petani kopi Indonesia.
Rencana kerja sama tersebut disampaikan Anton Apriyantono saat bertemu Syahrul.

“Ke depan kita akan mendirikan ‘house of coffee Indonesia’ di mana akan menjadi pusat informasi bagi mereka yang mau melakukan ekspor kopi, mulai dari jenisnya hingga ketersedian sudah diatur,” kata Anton di Jakarta, Jumat.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here