50 Ribu Sektor Pariwisata Brasil Bangkrut Akibat Pandemi

Pantai Rio de Janeiro

Indonesiainside.id, Jakarta – Sektor pariwisata Brasil kehilangan 49.900 bisnis sejak Maret hingga Agustus akibat pandemi Covid-19. Jumlah itu mencakup 16,7 persen dari bisnis pariwisata sebelum pandemi, demikian menurut Konfederasi Perdagangan Barang, Jasa, dan Pariwisata Nasional (CNC) Brasil pada Senin (5/10).

Bisnis mikro pariwisata merupakan yang paling terdampak (29.200), disusul oleh perusahaan kecil (19.100), sementara seluruh negara bagian di Brasil kehilangan bisnis pariwisata, khususnya Sao Paulo (15.200), Minas Gerais (5.400), Rio de Janeiro (4.500) dan Parana (3.800).

Presiden CNC Jose Roberto Tadros mengatakan sektor tersebut tidak melihat adanya prospek pemulihan dalam beberapa bulan mendatang.

Bisnis yang paling terdampak oleh pandemi adalah restoran dan bar (dengan 39.500 tempat ditutup), diikuti oleh hotel, penginapan dan hostel (5.400) dan transportasi darat (1.700).

Menurut data dari Daftar Umum untuk Orang yang Bekerja dan Pengangguran (General Registry of Employed and Unemployed Persons), sektor pariwisata kehilangan 481.300 lapangan kerja dalam enam bulan pertama pandemi, sementara CNC memperkirakan bahwa pada Maret hingga September, sektor pariwisata Brasil mengalami kerugian sebesar 207,85 miliar real Brasil (1 real Brasil = Rp2.653). (EP/xh)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here