Media Asing Soroti Aksi Demo Tolak UU Cipta Kerja

Aksi demonstrasi mahasiswa di sekitar Istana Negara. Foto: Suandri Ansah/Indonesia Inside

Indonesiainside.id, London – Aksi demonstrasi masyarakat dan mahasiswa menolak UU Cipta Kerja yang disahkan DPR pada Senin (5/10) menjadi topik pemberitaan media-media asing. Salah satunya adalah BBC News, Inggris.

Dalam laporannya, Kamis(8/10), BBC melaporkan para pekerja di Indonesia melakukan protes untuk hari ketiga berturut-turut setelah undang-undang penciptaan lapangan kerja baru disahkan minggu ini.

Ribuan orang mengambil bagian dalam pemogokan dan demonstrasi di beberapa kota, dengan ratusan telah ditahan oleh polisi.

Para pengunjuk rasa khawatir “omnibus law” akan merugikan pekerja dan lingkungan. Namun pemerintah mengatakan perubahan itu diperlukan untuk membantu perekonomiannya yang terpukul parah oleh pandemi Covid-19.

Demonstrasi telah memanas di ibu kota Jakarta dan kota-kota lain seperti Bandung pada Rabu dan Kamis, setelah protes yang relatif damai di awal pekan.

Polisi Indonesia menahan setidaknya 400 pengunjuk rasa, termasuk beberapa yang diduga membawa bom molotov dan senjata tajam.

RUU tersebut, yang tebalnya lebih dari 1.000 halaman dan mengubah 79 undang-undang yang ada, disahkan pada hari Senin dengan dukungan tujuh dari sembilan partai.

RUU ini bertujuan untuk merelaksasi berbagai aturan yang kompleks dalam berbisnis, ketenagakerjaan dan hukum lingkungan dalam upaya untuk menarik investasi dan merangsang ekonomi.

Dalam sebuah wawancara pada bulan Januari, Presiden Joko Widodo mengatakan kepada BBC bahwa undang-undang tersebut akan menghapus hambatan birokrasi dan membuka kesempatan bagi lebih banyak investor asing.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here