Nilai Tukar Dolar AS Merosot

uang dolar
Ilustrasi uang dolar. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Nilai tukar Dolar AS merosot terhadap sekeranjang mata uang lainnya pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), ketika sentimen risiko membaik di tengah harapan beberapa stimulus fiskal baru sebelum pemilihan Presiden AS pada 3 November 2020 dan investor memperkirakan prospek kemenangan Demokrat bulan depan.

Presiden Donald Trump mengatakan pada Selasa malam (6/10) bahwa Kongres harus segera memberikan 25 miliar dolar AS untuk bantuan penggajian baru bagi maskapai penerbang angkutan penumpang AS yang merumahkan ribuan pekerja karena perjalanan udara turun tajam di tengah pandemi Virus Corona.

Trump pada Selasa pagi (6/10) tiba-tiba mengakhiri pembicaraan dengan Demokrat tentang paket bantuan ekonomi, yang mengirim pasar saham jatuh dan meningkatkan permintaan untuk dolar.

“Pernyataan tentang memiliki beberapa opsi mengenai penempatan beberapa rencana stimulus kembali, tentu telah mendukung pasar dan menyuntikkan lebih banyak optimisme, dan Anda dapat melihat itulah mengapa dolar melemah hari ini, itu benar-benar mentalitas risk on (pengambilan risiko),” kata Minh Trang, pedagang valas senior di Silicon Valley Bank di Santa Clara, California.

Pejabat tinggi Gedung Putih pada Rabu (7/10) mengesampingkan kemungkinan lebih banyak bantuan Virus Corona. Namun, Pelosi memang meminta Menteri Keuangan Steven Mnuchin untuk meninjau rancangan undang-undang mandiri sebesar 25 miliar dolar AS sebagai bantuan kepada maskapai penerbangan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here