Harga Emas Diprediksi Meningkat Minggu ini

Emas Logam Mulia
Petugas menunjukkan sampel emas batangan di Butik Emas Logam Mulia. Foto: ANTARA

Indonesiainside.id, Jakarta – Harga emas minggu ini kemungkinan akan terus meningkat. Hal ini diyakini setelah muncul ketidakpastian soal stimulus dan hasil
pemilu di AS yang diperkirakan akan terus mengerek harga emas.

Minggu lalu, setelah awal yang tidak menentu, pasar emas dunia secara bertahap stabil dan mencapai level tertinggi dalam dua minggu pada sesi Jumat (9 Oktober). Di akhir sesi, setiap ons emas dunia meningkat hampir 37 dolar menjadi 1.938 dolar.

Survei Kitco pekan lalu bersama investor, analis, dan pemimpin bank menunjukkan bahwa harga emas diperkirakan akan terus meningkat pekan ini, di tengah pemilihan presiden AS yang masih mengandung banyak ketidakpastian. 76% peserta survei Kitco memperkirakan kenaikan harga, 6% mengharapkan harga turun dan 18% mengharapkan harga bergerak menyamping.

“Kami melihat potensi kenaikan jangka pendek di tengah tren penurunan jangka panjang. Namun, kami perlu mengamati lebih banyak lagi untuk melihat apakah reli ini bertahan atau tidak,” kata Darin Newsom, direktur Analisis Darin Newsom, Senin(12/10).

Meski sentimen positif di pasar sangat kuat, analis tidak yakin apakah momentum ini akan cukup kuat untuk menarik emas kembali ke harga 2.000 dolar dalam jangka pendek. “Saya memperkirakan harga akan naik minggu ini, tetapi ini benar-benar hanya kenaikan terbatas,” kata Colin Cieszynski, ahli strategi pasar di SIA Wealth Management. Dia mengatakan bahwa hanya ketika AS meningkatkan stimulus, logam mulia bisa turun kembali.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here