DPR: Cadangan Minyak Bumi Habis 15 Tahun Lagi

Pengeboran minyak bumi lepas pantai. Foto: antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Anggota Komisi VII DPR Dyah Roro Esti Widya Putri mengatakan cadangan minyak bumi akan habis dalam waktu 15 tahun lagi, apabila tanpa ada penemuan baru, sehingga menjadi peluang besar bagi energi baru terbarukan (EBT) untuk menggantikannya.

“Cadangan minyak tersisa 15 tahun lagi, saatnya kita dari sekarang memanfaatkan energi baru dan terbarukan untuk kebutuhan energi masa depan kita,” katanya di Jakarta, Sabtu (24/10).

Saat ini, menurut dia, potensi sumber energi fosil nasional memang masih besar, namun belum semua potensi energi fosil tersebut bisa dimanfaatkan.

Berdasarkan data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), jumlah cadangan minyak bumi sebesar 4,77 miliar barel dan apabila tidak dilakukan eksplorasi, cadangan tersebut akan habis dalam waktu 9 hingga 15 tahun.

Selain minyak, cadangan gas bumi hanya menyisakan 77,3 triliun kaki kubik dan akan habis dalam waktu 22 tahun, sedangkan cadangan batubara yaitu 36,7 miliar ton dan akan habis dalam waktu sekitar 65 tahun.

“Dunia energi di Indonesia ke depan akan lebih bervariatif di mana pengembangan EBT sudah sangat pesat,” kata Roro Esti.

Ia menambahkan Indonesia memiliki target komposisi bauran energi pada 2025 yaitu EBT 23 persen, batubara 30 persen, gas 22 persen, dan minyak 25 persen.

Untuk 2050, target porsi bauran energi di Indonesia adalah EBT 31 persen, batubara 25 persen, gas 24 persen dan minyak 20 persen.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here