Produsen Cetakan Sarung Tangan MARK Raup Laba Rp89,98 Miliar

Ilustrasi cetakan sarung tangan. Foto: MARK

Indonesiainside.id, Jakarta –  Emiten produsen porselen cetakan sarung tangan PT Mark Dynamics Indonesia Tbk (MARK) meraup laba bersih Rp89,98 miliar pada kuartal III 2020, meningkat 37,37 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang sebesar Rp65,5 miliar.

Presiden Direktur MARK Ridwan Goh mengatakan pencapaian tersebut merupakan keberhasilan perseroan menjaga tingkat efisiensi serta mempertahankan kualitas produk sesuai dengan permintaan pelanggan yang terlihat dari keberhasilan perseroan menjaga marjin laba kotor di 41,17 persen dengan nilai sebesar Rp142,63 miliar dan marjin laba bersih di 25,98 persen.

“Pencapaian laba ini didukung dengan strategi produksi dan efisiensi perseroan sepanjang kuartal III tahun 2020 di tengah pandemi COVID-19,” ujar Ridwan Goh dalam pernyataan di Jakarta, Selasa.

Perseroan yang berdomisili Deli Serdang, Sumatera Utara, itu berhasil membukukan penjualan sebesar Rp344 miliar pada kuartal III 2020, meningkat 29 persen jika dibandingkan dengan kuartal III 2019 sebesar Rp267,21 miliar.

Malaysian Rubber Glove Manufacturers Association (MARGMA) meyakini permintaan sarung tangan di tingkat global tumbuh setidaknya 30 persen pada 2020. Hal itu dikarenakan pandemi COVID-19 serta meningkatnya kesadaran yang lebih tinggi pemakaian sarung tangan serta diterapkannya protokol kesehatan yang lebih ketat dibandingkan sebelumnya.

Permintaan kebutuhan sarung tangan di telah meningkat dari 4 menjadi 30 pcs per kapita, mengingat populasinya yang besar yaitu 1,2 miliar dan permintaan sarung tangan telah melampaui tingkat pasokan di wilayah tersebut. Peningkatan permintaan sarung tangan juga terjadi di negara-negara besar populasinya seperti China, Indonesia, Bangladesh dan negara lainnya akibat pandemi COVID-19 yang melanda hampir seluruh negara-negara di dunia.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here