Pascalibur Panjang, IHSG Merosot

IHSG
Ilustrasi IHSG. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Indeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin pagi bergerak turun pasca-libur panjang pada pekan lalu.

IHSG dibuka melemah 20,2 poin atau 0,39 persen ke posisi 5.108,03. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 turun 5,89 poin atau 0,75 persen ke posisi 784,61.

“Untuk IHSG diproyeksikan akan melemah seiring dengan sentimen global dari pasar AS,” tulis Tim Riset Samuel Sekuritas dalam laporan di Jakarta, Senin (2/11).

Pasar AS pekan lalu mengalami koreksi yang cukup dalam secara mingguan dengan minus 6,47 persen pada Index Dow Jones, minus 5,63 persen pada Indeks S&P500, dan minus 5,51 persen pada Index Nasdaq.

Walaupun rilis data PDB AS yang mencatatkan kenaikan 33,1 persen dinilai cukup baik dan di atas konsensus, namun koreksi pada pasar AS tetap terjadi yang merefleksikan keputusan dari stimulus AS yang tidak akan cair sebelum pemilu, kembali melonjaknya kasus COVID-19 secara global, dan ancaman lockdown kedua.

Dari pasar AS sendiri, sentimen yang dapat diperhatikan adalah pemilu presiden AS pada 3 November 2020 mendatang.

Kasus COVID-19 secara global kembali naik dan AS sendiri mencatatkan rekor barunya pada 30 Oktober dengan penambahan 99.784 kasus, melampaui rekor sebelumnya 75.678 kasus pada 16 Juli 2020.

Tidak hanya di AS, beberapa negara di Eropa pun terlihat mencatatkan kenaikan jumlah kasus harian hingga Inggris memutuskan untuk melakukan lockdown selama empat minggu. Penambahan kasus COVID-19 secara global diduga akibat dari datangnya musim dingin yang membuat transmisi dari virus lebih cepat menyebar pada suhu yang dingin.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here