Pertamina Hulu Mahakam Terbitkan Kontrak Baru Senilai 96 Juta Dolar AS

Anjungan pengeboran jack up Hakuryu 14 yang dioperasikan Pertamina Hulu Mahakam (PHM) untuk mengebor sumur eksplorasi PS-1X. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Balikpapan – PT Pertamina Hulu Mahakam (PHM) menerbitkan kontrak baru senilai 96 juta dolar AS untuk penyewaan jack-up rig (anjungan pengeboran) Hakuryu-14 selama 18 bulan di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.

“Ini komitmen kami untuk mempertahankan produksi di WK Mahakam walaupun di masa wabah corona seperti saat ini,” kata Direktur Utama PT Pertamina Hulu Indonesia (PHI) Chalid Said Salim di Balikpapan, Rabu.

Chalid Said Salim selaku kuasa Direktur Utama PHM menandatangani kontrak tersebut bersama Direktur Konsorsium PT Segara Laju Perkasa-PT Japan Drilling Indonesia Ferry F Karwur, selaku pengelola Rig Hakuryu-14.

PHI adalah induk PHM dan holding dari perusahaan-perusahaan hulu migas Pertamina atau yang bertugas mencari minyak dan gas.

Kontrak tersebut juga berisi opsi perpanjangan 1 tahun plus 1 tahun lagi, dengan kewajiban penggunaan komponen dalam negeri 35 persen.

Sesuai kontrak, jack-up rig Hakuryu-14 akan mulai beroperasi pada kuartal kedua atau mulai April tahun 2021. Rig ini akan digunakan untuk mengebor di lapangan Peciko, South Mahakam, Sisi Nubi, dan Bekapai di Delta Mahakam.

“Termasuk pengeboran sumur eksplorasi MPT-1X dan pengeboran pengembangan di tiga anjungan baru di Lapangan Sisi Nubi dan South Mahakam,” lanjut Said Salim.

Satuan Kerja Khusus Minyak dan Gas (SKK Migas), lembaga negara yang mengatur para kontraktor kerja sama (KKS) seperti PHM menyatakan bahwa realisasi investasi seperti yang dilakukan PHM memang ditunggu. Apalagi hal tersebut sudah tertuang di dalam Program Kerja dan Anggaran Belanja yang sudah disepakati bersama SKK Migas.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here