154 Perusahaan Siap Relokasi Investasi ke Indonesia

Sektor pergudangan menjadi salah satu tujuan investasi asing. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mengatakan sebanyak 154 perusahaan telah berkomitmen untuk merelokasi investasinya ke Indonesia.

Deputi Pengembangan Iklim Penanaman Modal BKPM Yuliot menjelaskan perusahaan asing berminat untuk relokasi investasi ke Indonesia karena pemerintah melakukan reformasi atau perbaikan birokrasi, seperti melalui Undang-Undang Cipta Kerja.

“(Komitmen relokasi) karena kita memperbaiki iklim investasi dengan adanya kemudahan-kemudahan melalui undang-undang Cipta Kerja serta perbaikan infrastruktur dan perbaikan insentif fiskal dan non-fiskal,” ujar Yuliot dalam diskusi virtual, Senin (9/11).

Menurut Yuliot, dengan pulihnya ekonomi global dari dampak pandemi Covid-19, maka ekspansi bisnis bisa mulai dilakukan. Dia mengatakan ekonomi negara-negara seperti China mampu pulih dari kuartal kedua yang sebesar 3,2 persen menjadi 4,9 persen pada kuartal ketiga.

Kemudian, pertumbuhan ekonomi Singapura juga semakin membaik setelah terkontraksi 13,2 persen pada kuartal kedua membaik menjadi minus 7 persen di kuartal ketiga. Selanjutnya, Korea Selatan pertumbuhannya juga membaik dari minus 2,7 persen pada kuartal kedua menjadi minus 1,3 persen pada kuartal ketiga.

“Dari negara-negara tersebut sebagai sumber dana investasi kita, itu justru sudah ada komitmen dalam bentuk relokasi investasi. Ini menurut catatan BKPM ada yang sudah kita lakukan pendekatan dan komunikasi intensif,” jelas Yuliot.

Dia menjelaskan bahwa komitmen tersebut menandakan bahwa sentimen terhadap ekonomi Indonesia semakin membaik, serta lebih baik dari kondisi pada dua tahun lalu yang pada saat itu tidak ada satu pun relokasi investasi masuk ke Indonesia. (Aza/Ant)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here