IHSG Ditutup Menguat Meski Indeks Keyakinan Konsumen Tertahan

Ilustrasi bursa saham Australia. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Senin sore ditutup menguat meski indeks keyakinan konsumen (IKK) pada Oktober 2020 masih tertahan.

IHSG ditutup menguat 20,48 poin atau 0,38 persen ke posisi 5.356,01. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak naik 5,61 poin atau 0,67 persen menjadi 840,51.

“Penguatan IHSG yang tidak terlalu signifikan dipengaruhi minimnya rilis data makroekonomi global pada hari ini yang memberikan high positive impact terhadap pasar, perpanjangan PSBB transisi di Ibu Kota, dan hasil rilis IKK yang di bawah ekspektasi pasar, yakni di angka 79,” kata analis Bina Artha Sekuritas M Nafan Aji Gusta di Jakarta, Senin.

Survei Konsumen Bank Indonesia mengindikasikan perbaikan keyakinan konsumen masih tertahan pada Oktober 2020. IKK pada Oktober 2020 sebesar 79 atau lebih rendah dibandingkan dengan 83,4 pada September 2020.

Dibuka naik, IHSG terus bergerak di zona hijau namun melemah jelang penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada awal sesi kedua IHSG masih terkoreksi sebelum akhirnya menguat satu jam sebelum penutupan perdagangan saham.

Secara sektoral, enam sektor meningkat dimana sektor pertambangan naik paling tinggi yaitu 2,38 persen, diikuti sektor infrastruktur dan sektor keuangan masing-masing 1,19 persen dan 0,96 persen.

Sedangkan empat sektor terkoreksi dengan sektor aneka industri paling dalam yaitu minus 2,94 persen, diikuti sektor konsumer dan sektor manufaktur masing-masing minus 0,84 persen dan minus 0,75 persen.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here