IHSG Awal Pekan Diprediksi Bergairah

Ilustrasi bursa saham Jakarta. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta РIndeks Harga Saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada awal pekan diprediksi bergerak naik terbatas menjelang rilis data neraca perdagangan Oktober 2020.

IHSG pada Senin pagi dibuka menguat 38,98 poin atau 0,71 persen ke posisi 5.500,03. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 9,71 poin atau 1,12 persen ke posisi 876,91.

“Secara sentimen, pergerakan IHSG di awal pekan ini berpotensi menguat terbatas di tengah penantian data neraca perdagangan Indonesia bulan Oktober, dengan perkiraan konsensus surplus 2,29 miliar dolar AS,” kata Kepala Riset Reliance Sekuritas Lanjar Nafi dalam riset di Jakarta, Senin.

Negara-negara Asia Pasifik termasuk China, Jepang, dan Korea Selatan pada Minggu (15/11/2020) menandatangani perjanjian perdagangan bebas regional terbesar di dunia.

Di tempat lain, penasihat Presiden AS terplilih Joe Biden mengatakan mereka menentang penguncian AS secara nasional meskipun pandemi semakin cepat dan lebih memilih tindakan lokal yang ditargetkan.

Kasus COVID-19 di AS mencapai rekor pada Jumat (14/11/2020) dan mendekati 11 juta infeksi setelah kasus baru melebihi 100.000 kasus selama sepuluh hari berturut-turut.

Sementara, Jerman harus hidup dengan “pembatasan yang cukup besar” terhadap penyebaran COVID-19 setidaknya selama empat hingga lima bulan ke depan.

Bursa AS menutup pekan lalu dengan optimis kembali ke level sebelum pandemi. Saham-saham perusahaan energi, industri, dan keuangan, memimpin penguatan.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here