Jawa Barat Tawarkan 7 Peluang Ekonomi Baru kepada Investor Global

Sejumlah pengguna sepeda gunung melintas di objek wisata alam kaki Gunung Galunggung, di Desa Sukaratu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (21/6/2020). Antara Foto/Adeng Bustomi

Indonesiainside.id, Jakarta – Pemerintah provinsi Jawa Barat menawarkan tujuh peluang ekonomi untuk menarik minat investor global. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengatakan 60 persen investasi yang masuk ke Indonesia berlokasi di Jawa Barat dengan nilai lebih dari Rp360 triliun.

“Setelah Covid-19, harus ada penyesuaian dan bisnis tidak bisa dilaksanakan seperti sebelum Covid-19,” ujar Ridwan dalam West Java Investment Summit secara virtual, Senin (16/11).

Dia mengatakan peluang ekonomi pertama di Jawa Barat adalah potensi dari perpindahan beberapa perusahaan global dari China ke ASEAN, termasuk Indonesia. Jawa Barat merupakan destinasi pilihan para investor yang akan merelokasi bisnisnya tersebut.

Peluang kedua, Jawa Barat terus berupaya dalam swasembada pangan karena kondisi alam dan tanahnya yang subur untuk pertanian.

Peluang ketiga, kita fokus pada peningkatan layanan kesehatan yang setidaknya perlu membangun 25 rumah sakit sebagai destinasi kesehatan dari seluruh Indonesia.

Peluang keempat, Jawa Barat menjadi lokasi pengembangan industri manufaktur berteknologi tinggi seperti pembangunan pabrik mobil listrik oleh Hyundai, Toyota, dan juga Tesla.

Kemudian peluang kelima, Jawa Barat juga sudah beralih dalam pengembangan teknologi digital yang terlihat dari investasi Amazon sebesar Rp30-40 triliun untuk membangun pusat data. “Saya bangga Jawa Barat jadi tulang punggung pusat data yang bisa melayani perusahaan digital Indonesia dan juga seluruh ASEAN,” kata dia.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here