Food Camp Jadi Kawah Candradimuka UMKM

Salah satu produk UMKM di Kalbar. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya menciptakan dan mengembangkan wirausaha rintisan (startup) industri kecil menengah (IKM) pangan, yang produktif, kreatif, dan inovatif melalui kegiatan Food Camp sebagai rangkaian agenda Indonesia Food Innovation (IFI).

“Food Camp IFI merupakan rangkaian program akselerasi bisnis bagi sektor IKM pangan terpilih yang mempunyai inovasi produk atau proses dan berbahan baku utama sumber daya lokal agar siap menjadi industri pangan, yang marketable, profitable, dan sustainable,” kata Direktur Jenderal Industri Kecil, Menengah, dan Aneka (IKMA) Kemenperin Gati Wibawaningsih di Jakarta, Selasa.

IKM pangan, lanjut dia, menjadi salah satu sektor usaha yang semakin tumbuh dan kian prospektif, seiring dengan banyaknya pelaku yang menjalankan bisnis tersebut, khususnya generasi muda.

“Untuk membantu pengembangan startup di sektor pangan ini agar lebih berdaya saing, mereka perlu mendapat pendampingan oleh para pakar di bidang teknologi maupun bisnis,” tutur Gati melalui keterangan tertulis.

Untuk itulah, kata dia, Kemenperin menggelar kegiatan Food Camp IFI yang merupakan workshop penajaman ide bisnis IKM pangan untuk dituangkan ke dalam rencana bisnis dan rencana aksi peserta.

“Food Camp IFI yang dilaksanakan pada 19 Oktober-25 November 2020 ini merupakan tahapan yang dilaksanakan untuk meningkatkan kapabilitas, baik dari aspek teknis maupun bisnis, menuju IKM pangan modern. Para IKM ini akan dibina secara intensif dengan para pakar dan praktisi bidang pangan yang siap memandu serta membawa para pelaku IKM binaan tersebut untuk naik kelas,” kata Gati.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here