Warren Buffet Gelontorkan Miliaran Dolar Beli Saham Perusahaan Farmasi

Warren Buffett

Indonesiainside.id, Washington – Perusahaan investasi Buffett membeli puluhan juta lembar saham Pfizer, Merck, AbbVie, dan Bristol-Myers Squibb pada kuartal ketiga.

Menurut laporan yang disampaikan kepada Komisi Sekuritas dan Bursa AS kemarin, Senin(16/11), Bershire Hathaway – perusahaan investasi miliarder Warren Buffett menggelontorkan 5,7 miliar dolar ke empat perusahaan farmasi AS pada kuartal ketiga.

Secara total, Berkshire membeli 21,3 juta saham AbbVie, 30 juta saham Bristol-Myers Squibb, 22,4 juta saham Merck dan 3,7 juta saham Pfizer. Total portofolio saham Berkshire saat ini 245 miliar dolar.

Investasi ini akan diawasi ketat oleh Wall Street selama periode Covid-19, karena Buffett tidak terlalu terlibat dalam sektor medis dalam beberapa tahun terakhir. Baik Pfizer dan Merck sedang mengembangkan vaksin Covid-19. Minggu lalu, Pfizer merilis data pengujian optimis, mendorong kode ke level tertinggi dalam lebih dari setahun.

Meski begitu, saham Berkshire di perusahaan-perusahaan ini tidak besar. Mereka saat ini hanya memiliki 1,3% Bristol-Myers, 1,2% AbbVie, 0,9% Merck dan kurang dari 0,1% Pfizer.

Keempat investasi baru ini melipatgandakan investasi Berkshire di saham medis pada kuartal ketiga, menjadi 9,3 miliar dolar. Sebelumnya, perusahaan itu memiliki saham di Biogen, Johnson & Johnson, Teva Pharmaceuticals dan DaVita.

Pada kuartal ketiga, Berkshire juga menjual saham raksasa perbankan, termasuk Wells Fargo, JPMorgan Chase, PNC Financial dan M&T Bank. Berkshire pernah menjadi salah satu pemegang saham Wells Fargo terbesar dengan hampir 10%, tetapi sekarang hanya memiliki 3,1% dari bank tersebut. Industri perbankan tahun ini mengalami kesulitan akibat anjloknya suku bunga di AS.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here