Harga Minyak Naik Satu Persen, Ini Penyebabnya

Indonesiainside.id, Jakarta – Harga minyak yang menguat di sekitar satu persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB), OPEC dan sekutunya berharap akan meningkatkan produksi minyak yang direncanakan dan setelah Pfizer vaksin COVID-19 lebih efektif yang dilaporkan sebelumnya.

Harga minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Januari terangkat 59 sen atau 1,4 persen, menetap pada 44,34 dolar AS per barel. Harga minyak mentah berjangka AS West Texas Intermediate (WTI) untuk penyerahan Desember naik 39 sen atau 0,9 persen, mengakhiri sesi di 41,82 dolar AS per barel.

Kedua kontrak melonjak sekitar satu dolar AS, setelah Pfizer Inc mengatakan bahwa hasil akhir dari uji coba tahap akhir vaksinnya menunjukkan 95 persen efektif. Minggu lalu telah menempatkan kemanjuran lebih dari 90 persen.

Moderna Inc pada Senin (16/11/2020) menyatakan bahwa data awal untuk vaksinnya juga menunjukkan hampir 95 persen efektif.

“Harga minyak hari ini sedikit meningkat di tengah harapan bahwa OPEC + akan kenaikan produksi yang direncanakan pada Januari dan saat euforia vaksin terbaru,” kata Kepala Pasar Minyak Rystad Energy, Bjornar Tonhaugen.

Untuk mengatasi permintaan energi yang lebih lemah di tengah gelombang kedua pandemi, Arab Saudi meminta sesama anggota kelompok OPEC + agar fleksibel untuk memenuhi kebutuhan pasar dan siap menyesuaikan kesepakatan mereka tentang produksi.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here