Emas Pagi Ini Bergairah saat Negosiasi Stimulus AS Dilanjutkan Kembali

Indonesiainside.id, Jakarta – Emas menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), menghentikan kerugian tiga hari beruntun, setelah Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin mengisyaratkan bahwa negosiasi tentang langkah-langkah stimulus akan dilanjutkan kembali, meningkatkan daya tarik logam kuning sebagai lindung nilai terhadap kemungkinan inflasi.

Kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember di divisi COMEX New York Exchange, terangkat 10,9 dolar AS atau 0,59 persen menjadi ditutup pada 1.872,40 dolar AS per ounce. Sehari sebelumnya, Kamis (19/11), emas berjangka tergelincir 12,4 dolar AS atau 0,66 persen menjadi 1.861,50 dolar AS.

Emas berjangka juga jatuh 11,2 dolar AS atau 0,59 persen menjadi 1.873,90 dolar AS pada Rabu (18/11), setelah terpangkas 2,7 dolar AS atau 0,14 persen menjadi 1.885,10 dolar AS pada Selasa (17/11), dan naik 1,60 dolar AS atau 0,08 persen menjadi 1.887,80 dolar AS per pada Senin (16/11).

Mnuchin mengatakan dia dan Kepala Staf Gedung Putih Mark Meadows akan berbicara pada Jumat (20/11) waktu setempat dengan para pemimpin Kongres Republik tentang negosiasi dengan Kongres untuk dukungan ekonomi yang lebih banyak.

“Gagasan pembicaraan stimulus lebih lanjut telah mendukung emas saat kami menyadari langkah-langkah likuiditas bank sentral dan stimulus fiskal terus menjadi kekuatan pendorong di belakang pasar ini,” kata David Meger, direktur perdagangan logam di High Ridge Futures.

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here