Tim Satgas Novel Demi Debat Pilpres 2019 ?

Oleh : Eko

Beberapa kalangan menilai pembentukan tim kasus Novel Baswedan terkait Pilpres 2019. Apalagi rekomendasi Komnas HAM sudah dikeluarkan sejak 2017 silam.

Indonesiainside.id, Jakarta — Kasus penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sudah dua tahun berjalan. Namun, sampai saat ini pelaku kejahatan yang menyiram air keras di wajah Novel belum terungkap, sementara kasus lainnya begitu cepat tertangani.

Bahkan 166 penyidik Polri yang mengusut kasus 11 April 2017 itu hingga saat ini belum berhasil membongkar pelaku kejahatannya. Yang teranyar Kapolri Jenderal Tito Karnavian membentuk tim Satgas gabungan atas rekomendasi Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnasham).

Tim Satgas yang terdiri dari 65 anggota berbagai elemen ini akan bekerja mulai Januari hingga Juni 2019. Namun, pembentukan tim tersebut oleh sebagian kalangan dinilai berbau politis. Apalagi rekomendasi Komnasham sudah dikeluarkan sejak 2017 tapi baru tahun ini dilaksanakan.

Dahnil A Simanjuntak, koordinator Badan Pemenangan Nasional (BPN) Pabowo-Sandi bahkan terang-terangan menyatakan, tim Satgas sengaja dibentuk untuk persiapan menghadapi debat Pilpres.

“Saya kok menilai ini lebih pada kepentingan debat Pilpres, karena kasus Novel adalah pelanggaran HAM yang tidak dituntaskan pemerintah Jokowi. Apalagi  tim ini kan bertanggung jawab langsung kepada presiden,” tutur Dahnil di Jakarta, Minggu (13/1).

Dahnil menceritakan tentang keterlibatannya dalam mengungkap pelaku kejahatan terhadap penyidik senior KPK tersebut. Dua pekan pascapenyiraman air keras di wajah Novel, Dahnil sudah optimistis akan terungkap pelakunya karena bukti-bukti sudah ada. Sayangnya, hingga dua tahun tidak terungkap.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here