Pengamat: Mengangkat Prabowo Jauh Lebih Banyak Manfaatnya daripada Mudharatnya

Indonesiainside.id, Jakarta – Peneliti sosok tokoh Indonesia, Andi Zulkarnain, memberikan penilaian atas masuknya Prabowo Subianto sebagai menteri pertahanan. Ia menilai penunjukan ketua umum Gerindra dalam kabinet itu membawa manfaat lebih besar ketimbang mudharatnya.

“Potensi mudharat itu tetap ada. Tapi maslahat Prabowo masuk kabinet saat ini jauh lebih besar,” ujar Zulkarnain dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis malam (24/10.

Menurut Zulkarnain, fakta sosial politik saat ini tentang perpecahan di antara anak bangsa, saling curiga, nyinyir, dan lain-lain adalah yang harus Jokowi selesaikan lebih dulu di tahap awal pascapelantikan sebagai presiden. Dosen ilmu politik di Universitas Kristen Indonesia itu tak khawatir soal kiprah Prabowo karena wewenang menhan juga terbatas dengan adanya sistem presidensiil.

“Dalam sistem presidensiil, Jokowi punya wewenang yang cukup besar. Ia bisa menertibkan pembantunya yang tidak sesuai komitmen,” ujarnya.

Selain itu, paparnya, ada juga Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD, yang dapat mengontrol kinerja menteri di bawahnya, termasuk menhan dengan hak vetonya. Namun, Zulkarnain mengingatkan Jokowi agar tetap menjaga soliditas tim pendukung dan relawan yang berkeringat sejak lama untuk memenangkannya dalam pilpres. “Tim lama perlu dirawat agar tidak terpecah dan mengganggu kerja-kerja Jokowi untuk mengeksekusi tumpukan janji politiknya kepada 265 juta rakyat Indonesia,” papar Zulkarnain.

Jika tidak terkelola dengan baik, Zulkarnain mengatakan Prabowo bisa menjadi kuda troya dalam rumah politik Jokowi. “Dia bisa saja menjadi penyebab berkobarnya api kecemburuan dalam tim inti yang berdampak pada ambruknya bangunan koalisi yang tertata sejak 2014 silam,” kata dia.

Zulkarnain mengatakan, Gerindra adalah partai oposisi yang berkompetisi dengan partai pengusung Jokowi dari 2014. Sampai sekarang, Gerindra belum pernah mencicipi kekuasaan.

“Sebagaimana manusia, ada batas orang untuk bisa berpuasa, menahan diri dari makan dan minum. Setelah sekian jam menahan, maka kita harus berbuka untuk bisa tetap hidup. Demikian pula dalam politik,” kata Zulkarnain.

Apalagi untuk konteks saat ini, semakin banyak kader di pusat dan daerah yang membutuhkan ruang aktualisasi. Dengan adanya dua pos menteri tersebut, kader Gerindra bisa menguji coba konsep idealnya atas dua arena tersebut di lapangan. (AS)

Berita terkait

Jokowi Kembali Tegur Para Menteri termasuk Polri: Yang Dulu Belanja ke Luar, Rem Dulu!

Indonesiainside,id, Jakarta - Istana Kepresidenan kembali merilis video rapat terbatas edisi 7 Juli. Dalam video yang dirilis pada Rabu malam (8/7) itu, Presiden Joko...

Untuk Pertama Kali, Prabowo Diundang Hadiri Hari Kemenangan Rusia

Indonesiainside.id, Jakarta- Pemerintah Rusia menyebut Prabowo Subianto merupakan menteri pertahanan Indonesia pertama yang menghadiri parade Hari Kemenangan Rusia atas Nazi Jerman saat perang dunia...

Prabowo Tetap Beli Jet Tempur Sukhoi Walau Dibayangi Ancaman Amerika

Indonesiainside.id, Jakarta - Pemerintah Rusia memastikan kesepakatan rencana pembelian 11 unit Sukhoi Su-35 oleh Indonesia hingga kini masih berlanjut dan belum dibatalkan. Duta Besar Rusia...

Presiden Beri Tugas Prabowo untuk Mendukung Ketahanan Pangan

Indonesiainside.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) memerintahkan kepada Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto untuk mendukung program ketahanan pangan nasional. Selain ke Prabowo, perintah Presiden...

Prabowo Subianto Bakal Kena Reshuffle?

Indonesiainside.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) membuka opsi reshuffle menteri yang bekerja biasa-biasa saja selama masa pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan dalam Sidang...

Hasil Survei Capres: Elektabilitas Prabowo Tertinggi, Ridwan Kamil Ketiga

Indonesiainside.id, Jakarta - Hasil survei yang dilakukan oleh New Indonesia Research & Consulting menyebutkan, Prabowo Subianto, Ganjar Pranowo dan Ridwan Kamil merupakan tokoh politik...

Laut Cina Selatan Memanas, Prabowo Bangun Komunikasi dengan Menteri-Menteri Pertahanan

Indonesiainsid.id, Jakarta - Indonesia menegaskan tidak akan terlibat atau menjadi bagian dari Amerika Serikat ataupun Cina menyusul ketegangan yang terjadi di Laut Cina Selatan. Menteri...

AS dan Cina Panas, Indonesia Tegaskan Tak Berpihak Kedua Kubu

Indonesiainside.id, Jakarta--Juru Bicara Menteri Pertahanan Dahnil Anzar Simanjuntak mengatakan Indonesia tidak akan terlibat atau menjadi bagian dari Amerika Serikat ataupun Cina menyusul ketegangan yang...

Berita terkini

Wall Street Dibuka Menguat Tipis, Dow Jones Berjuang Tahan Kenaikan

Indonesiainside.id, New York - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka sedikit lebih tinggi pada pembukaan perdagangan Kamis pagi waktu...
ads3 mekarsari

Pekerja Pabrik di Kabupaten Bekasi Dites Usap Massal

Indonesiainside.id, Cikarang - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 melakukan tes usap massal kepada para pekerja pabrik di Kabupaten Bekasi. Tes massal itu digelar di...

Imbas Covid-19, Hotel Bintang Dua di Karimun Tutup

Indonesiainside.id, Karimun - Hotel bintang dua, Hotel Paradise di Jalan Setiabudi, Kabupaten Karimun, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) tutup memasuki fase normal baru di tengah...

WNA Prancis Predator Seks Anak di Bawah Umur Kerap Pukul Korban

Indonesiainside.id, Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan warga negara asing (WNA) yang menjadi tersangka kasus eksploitasi seksual anak, Francois...

Berita utama

WNA Prancis Predator Seks Anak di Bawah Umur Kerap Pukul Korban

Indonesiainside.id, Jakarta - Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya mengungkapkan warga negara asing (WNA) yang menjadi tersangka kasus eksploitasi seksual anak, Francois...

Aniaya untuk Paksa Saksi Jadi Pelaku Pembunuhan, Jajaran Polsek Percut Sei Tuan Dimutasi

Indonesiainside.id, Medan - Kompol Otniel Siahaan dicopot dari jabatannya sebagai Kapolsek Percut Sei Tuan dan digantikan oleh AKP Ricky Pripurna Atmaja yang diamanahkan sebagai...

Jokowi: Lampu Merah Lagi, Hari Ini Kasus Positif Tinggi Sekali

Indonesiainside.id, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebutkan jumlah penambahan kasus positif Covid-19 pada Kamis ini sangat tinggi, dan itu menunjukkan pertanda lampu merah. Hal...

Desember 2019 hingga Juni 2020, Predator Seks Asal Prancis Mangsa 305 Anak di Bawah Umur di Jakarta

Indonesiainside.id, Jakarta - Polda Metro Jaya mengungkap kasus eksploitasi seksual anak di bawah umur yang dilakukan oleh warga negara asing (WNA) asal Prancis bernama...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here