Turki Lakukan Tes DNA, Menahan Semua Keluarga Pemimpin ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi

- Advertisement -

Indonesiainside.id, –Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatakan bahwa semua keluarga dekat dari pemimpin organisasi Daesh (IS) Abubakar al-Baghdadi, yang terbunuh, telah ditangkap dan sedang diperiksa.

Ia mengatakan, saat ini aparat Turki sedang melakukan tes DNA terhadap semua keluarga Al-Baghdadi, termasuk istri, dan keluarga kakak kandungnya.

Erdogan mengatakan bahwa kerabat yang ditangkap dari pemimpin teroris itu akan dikirim ke pusat repatriasi dan akan tinggal di sana sampai prosedur mereka selesai.

- Advertisement -

“Prosedur interogasi sedang berjalan dengan tekad,”  ujarnya dikutip Daily Sabah, hari Kamis (11/07).

Dalam pernyataannya yang disampaikan saat Perayaan HUT ke-70 Fakultas Teologi Universitas Ankara di Pusat Kebudayaan Millet Beştepe di Ibu Kota Ankara hari Rabu, ia mengingatkan bahwa Baghdadi menghancurkan dirinya di terowongan dalam sebuah operasi yang digelar AS di Suriah.

“Kami menangkap istrinya, tetapi kami tidak membuat keributan; Untuk pertama kalinya saya mengumumkan hari ini. Dengan cara yang sama, kami menangkap saudara perempuan dan ipar perempuannya di Suriah. Pada saat ini, kami melanjutkan pekerjaan kami dengan cara sekuat mungkin,” katanya.

Baca:  Turki Berhasil Tangkap Istri Pentolan ISIS, Erdogan: Kami Tidak Berisik

Awal pekan ini, para pejabat mengatakan pasukan keamanan Turki menangkap kakak perempuan al-Baghdadi, suaminya, menantu perempuan dan lima anak.

Rasmiya Awad (65), ditangkap dalam serangan Senin di sebuah kontainer trailer yang ia tinggali bersama keluarganya di dekat Kota Azaz di Suriah utara di Provinsi Aleppo.

Daerah ini adalah bagian dari wilayah yang dikelola oleh Turki setelah Operasi Perisai Eufrat yang diluncurkan untuk memburu Daesh dan Unit Perlindungan Rakyat (YPG) yang terkait dengan PKK pada Agustus 2016.

“AS mengatakan Baghdadi bunuh diri di sebuah terowongan. Mereka memulai kampanye komunikasi tentang ini,” kata Erdogan dalam pidato di Universitas Ankara sebagaimana dikutip lembaga penyiaran resmi Turki, TRTWorld.

Dari media yang sama, hari ini Direktur Komunikasi Turki Fahrettin Altun juga mengumumkan bahwa semua anggota keluarga dari organisasi Abu Bakr al-Baghdadi, termasuk istrinya, telah ditahan.

Baca:  Turki: Kakak Kandung Baghdadi, ‘Tambang Emas Informasi’

Melalui akun Twitter-nya, Fahrettin Altun membuat pernyataan dalam bahasa Inggris terkait kelanjutan penangkapan istri pemimpin Daesh al-Baghdadi.

“Turki telah menahan semua anggota keluarga pemimpin Daesh, Baghdadi, termasuk istrinya. Mereka yang mempertanyakan tekad kami untuk membasmi organisasi teroris perlu mempertimbangkan kembali keberhasilan Turki dalam menangkap anggota teroris Daesh, PKK, YPG atau organisasi teroris lainnya, ” ujarnya.

Berbicara di sebuah konferensi pers sebelum keberangkatannya untuk kunjungan resmi ke Hongaria, Erdogan mengatakan Turki melakukan perjuangan yang gigih melawan terorisme.

“Sudah lebih dari 150 jam sejak kami menandatangani perjanjian dengan Rusia tetapi teroris masih berada di wilayah itu dan terus menyerang tentara Tentara Nasional Suriah (SNA),” kata Erdogan, menambahkan bahwa 11 pejuang SNA terbunuh hari Kamis.

Dia mencatat bahwa Turki telah melarang masuknya sekitar 76.000 tersangka teroris Daesh dan mendeportasi sebanyak 7.550 orang.

Ada sekitar 1.149 teroris Daesh di penjara-penjara Turki, kata Erdogan. (CK)

Berita terkini

Pengamat UNS: RUU Cipta Kerja Jangan Salah Arah, Investasi Saat Ini Untuk Masa Depan

Indonesiainside.id, Jakarta - Ekonom dari Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Lukman Hakim berpendapat bahwa implementasi RUU Cipta Kerja seharusnya diarahkan untuk memberikan jaminan kemudahan...
- Advertisement -
ads1 mekarsari

Wahai Para Peternak Waspadai Flu Babi Jenis Baru dari China

Indonesiainside.id, Jakarta - Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian mengimbau agar peternak babi di Indonesia selalu menerapkan kebersihan atau higienitas dalam kandang...

Mobil Listrik Makin Murah Mulai Tahun Depan

Indonesiainside.id, Jakarta - Seiring kemajuan dalam pengembangan teknologi baterai, mobil listrik harganya bakal semakin terjangkau, setidaknya mulai tahun depan. Untuk yang beredar sekarang ada...

Novak Djokovic Kembali Sumbang Dana Untuk Tangani Covid-19 di Negaranya

Indonesiainside.id, Jakarta - Petenis putra nomor 1 dunia Novak Djokovic menyumbangkan RSD5 juta atau sekitar Rp.695 juta untuk membantu sebuah kota di barat daya...

Berita terkait

Kejamnya Rezim Bashar al-Assad, Tetap Tidur Nyenyak Meski Banyak Anak-Anak Tewas Diterjang Peluru dan Bom Pasukannya

Indonesiainside.id, Al Bab - Seorang anak perempuan berusia 10 tahun tewas karena tertembak oleh pasukan rezim Bashar al-Assad pada Rabu(1/7) di distrik al-Bab, Suriah...

Setelah 100 Hari Lockdown, Apa yang Terjadi di Inggris?

Indonesiainside.id, London - Banyak langkah dan perubahan yang telah dilewati Inggris selama masa pandemi. Terhitung hingga Selasa (30/6), Inggris sudah melewati 100 hari penerapan...

Menkes Selandia Baru Mengundurkan Diri Usai Kasus Covid-19 Muncul Lagi, Pak Terawan Bagaimana?

Indonesiainside.id, Wellington - Menteri Kesehatan Selandia Baru David Clark mengundurkan diri pada Kamis (2/7) usai mendapat kritik atas kekeliruan terkait fasilitas karantina yang menjadi...

Indonesia Tidak Masuk Dalam Daftar Negara Aman Covid-19, Tunda Dulu Rencana ke Eropa

Indonesiainside.id, Jakarta - Uni Eropa telah mengumumkan 14 negara yang masuk dalam kategori aman untuk masuk dan berpergian ke negara-negara di Eropa di tengah...

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here