Aung San Suu Kyi Pimpin Tim Melawan Tuduhan Genosida Muslim Rohingya

Aung San Syuu Kyi. Foto: Dawn

Indonesia inside.id, Yahoon-Pemerintah Myanmar hari Rabu mengumumkan bahwa, Aung San Suu Kyi, akan mengepalai tim hukum yang akan dikirimkan ke Mahkamah Peradilan Internasional atau International Court of Justice (ICJ) di Belanda,  Desember 2019 ini, untuk menentang kasus genosida yang diajukan terhadapnya oleh Gambia atas nama Organisasi Kerjasama Islam (OKI), beranggotakan 57 negara.

“Myanmar telah mempertahankan pengacara internasional terkemuka untuk menentang kasus yang diajukan oleh Gambia,” kata kantor penasihat negara Suu Kyi dalam sebuah posting Facebook dikutip Reuters.

“Penasihat Negara, dalam kapasitasnya sebagai Menteri untuk Urusan Luar Negeri, akan memimpin tim ke Den Haag, Belanda, untuk membela kepentingan nasional Myanmar di ICJ,” katanya, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.

Juru bicara militer Brigadir Jenderal Zaw Min Tun mengatakan kepada Reuters keputusan dibuat setelah pihak tentara berkonsultasi dengan pemerintah. “Kami, militer, akan bekerja sama sepenuhnya dengan pemerintah dan kami akan mengikuti instruksi pemerintah,” katanya.

Seorang juru bicara partai Suu Kyi, Liga Nasional untuk Demokrasi, mengatakan dia telah memutuskan untuk menangani kasus ini sendiri.

“Mereka menuduh bahwa Daw Aung San Suu Kyi tidak berbicara tentang pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” kata juru bicara Myo Nyunt. “Dan mereka menuduh dia tidak mencoba menghentikan pelanggaran HAM. Dia memutuskan untuk menghadapi gugatan itu sendiri.”

Persidangan direncanakan digelar berdasarkan gugatan Gambia atas dugaan pembunuhan massal, pemerkosaan, dan perusakan etnis Rohingya oleh warga dan militer Myanmar, di negara bagian Rakhine. Sesi dengar pendapat publik untuk kasus itu akan digelar pada 10-12 Desember 2019.

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here