DPR Sebut PTPN Seperti Sarang Penyamun

Suasana rapat dengar pendapat Komisi IV DPR RI dengan Dirut PT Perkebunan Nusantara I sampai XIV
Suasana rapat dengar pendapat Komisi IV DPR RI dengan Dirut PT Perkebunan Nusantara I sampai XIV. Foto: Antara

Indonesiainside.id, Jakarta – Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengungkapkan, kesulitan likuiditas dan pemenuhan kewajiban (utang) menjadi faktor Holding PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III tersebut terancam bangkrut.

“PTPN seperti sarang penyamun, akibatnya perusahaan menjadi rugi terus. Isunya ada perusahaan di dalam perusahaan,” ujar dia, Minggu (8/12).

Dia mencontohkan, utangnya mencapai Rp 18 triliun ini fantastis. “PTPN 7 tidak membeli tanah dan gak bangun pabrik, namun rugi,” tukasnya.

Sudin menjelaskan, Kementerian Keuangan menyebutkan BUMN tersebut bergerak di bidang industri dan pertanian. “Salah satunya Holding PTPN III dengan skor 0.3. Skor dibawah 1 menandakan BUMN tersebut cukup rentan terhadap kebangkrutan,” ujar dia.

Baca Juga:  FSP Pertamina Bersatu Gugat Privatisasi Anak Usaha BUMN di MK

Padahal, katanya, sektor perkebunan merupakan komoditas ekspor yang mempunyai posisi sentral dalam perekonomian nasional. (*/Dry)

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here