Mbak Tutut: Pak Harto Berusaha Kuat Jalankan Agenda Pembangunan Sesuai Pancasila

mbak tutut
Putri sulung Presiden Soeharto, Siti Hardiyanti Rukmana (Mbak Tutut). Foto: Ahmad ZR/Indonesia Inside

Indonesiainside.id, Jakarta – Implementasi ekonomi kerakyatan yang sesuai dengan Pancasila dinilai beberapa pihak telah bergeser dari semangat awal. Padahal, nilai Pancasila dan UUD 1945 telah lama dijalankan oleh para tokoh dan pemimpin bangsa.

“Bapak (Soeharto) berusaha sekuat mungkin menjalankan Pancasila dan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam penyelenggaraan negara,” tulis putri sulung Pak Harto, Siti Hardijanti Rukmana alias Mbak Tutut dalam akun resminya, dikutip Jumat (13/12).

Menurut Mbak Tutut, kebijakan dan gagasan-gagasan Pak Harto selalu bersandar pada Pancasila dan UUD 1945. “Bagi Bapak, pembangunan merupakan implementasi Pancasila dalam semua seginya,” ujarnya.

Dalam bidang ekonomi, lanjut Mbak Tutut, Pak Harto berusaha menyeimbangkan peran swasta besar, BUMN dan Koperasi. Hal ini didorong dengan berdirinya koperasi-koperasi Karyawan.

“Kepada perusahaan-perusahaan swasta besar diminta untuk memberi kesempatan kepada koperasi-koperasi,” katanya.

Termasuk koperasi karyawan agar bisa memiliki saham perusahaan dengan harga nominal. Koperasi sebagai tempat berhimpunnya kekuatan ekonomi rakyat skala kecil yang berserak, lambat laun diharapkan mampu memiliki peran penting setara swasta besar dan BUMN dalam perekonomian bangsa.

Pada video berdurasi 59 detik yang diunggah Mbak Tutut, Pak Harto mengatakan pentingnya koperasi yang dibentuk oleh setiap perusahaan. Selain itu, para karyawan juga dapat menjual sahamnya melalui koperasi, bukan di pasar bebas modal.

“Dengan cara itu, koperasi akan ikut memiliki. Bagi perusahaan juga kalau karyawannya sejahtera, maka produksinya akan meningkat dan keuntungan akan meningkat serta balik lagi kepada karyawannya,” kata Pak Harto. (Aza)

DMCA.com Protection Status

TULIS KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here